"Semua penerima dalam satu daftar, bukan satu-satu. Istilah supplier ini kan yang pemberi jasa kepada negara. Nanti, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) langsung membayar ke rekening masing-masing (SPPG)," jelas Dadan.
Dadan optimis bahwa jika proses administrasi berjalan lancar, gaji para staf SPPG akan masuk ke rekening mereka dalam waktu dua hari setelah Surat Perintah Membayar (SPM) diproses.
Baca Juga: Silaturahmi dengan Tiktokers, Fatmawati Rusdi: Ayo Buat Konten Edukatif dan Ladang Pahala
"Bila Senin bisa diproses SPM secara normal, akan masuk ke rekening masing-masing penerima dua hari setelahnya, berarti Rabu," ujarnya.
Namun, ia juga mengantisipasi kemungkinan adanya hambatan jika total nilai gaji yang harus dibayarkan melebihi Rp1 triliun.
Dalam kondisi tersebut, BGN akan mengajukan dispensasi kepada KPPN dan kantor pusat.
Baca Juga: Sekda Sulsel Hadiri Peresmian Masjid Al Ansar Nur Amelia di Tanamaland
Permasalahan ini mencuat ke publik setelah seorang pengguna X dengan akun @ursweetbbyyyy menyoroti keterlambatan gaji para staf SPPG.
"Seperti target yang kami dengar, 5.000 dapur dalam tahun 2025, bisakah gaji kami staf SPPG se-Indonesia yang sudah running sejak Januari dan Februari ini bisa dibayarkan terlebih dahulu, bapak?" tulis akun tersebut.
Dadan menegaskan bahwa BGN tidak tinggal diam dan telah berupaya keras mencari solusi terbaik.
Baca Juga: Ariel NOAH Soroti Royalti: Belum Ada Keadilan untuk Pencipta dan Pengguna!
"Jadi mohon maaf karena memang ada uang, tapi uang negara ini tidak seperti uang pribadi. Jadi kalau uang pribadi, uang apa saja yang penting bisa dipakai-dipakai," katanya.
Ia berharap, dengan solusi yang telah ditemukan, para staf SPPG dapat segera menerima hak mereka dan tetap bersemangat dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk masyarakat.
Dengan janji pembayaran sebelum Lebaran, para staf SPPG kini menanti realisasi janji tersebut. Mereka berharap agar proses pencairan gaji berjalan lancar dan hak mereka segera terpenuhi.(*)
Artikel Terkait
Kepala Desa Wajib Laksanakan, Ada MoU Terbaru Kemendes dengan TNI-BGN
BGN Evaluasi SPGG Usai Temuan Makanan Belum Matang di Menu MBG
Hindari Kebocoran, BGN Gandeng KPK untuk Awasi Program Makan Bergizi Gratis
KPK Endus Potensi 'Es Batu Mencair' di Anggaran Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Buka Suara!
Ramadan Berkah, Gizi Anak Tetap Terjaga: BGN Evaluasi Menu MBG yang Sempat Jadi Sorotan
Drama Sarapan Gratis Jakarta: Izin Sempat Ditarik, Pramono Anung Kini Siap 'Merapat' ke BGN!
BGN Sempat Membantah Adanya Tindak Korupsi di Program MBG, KPK Sampaikan Asal Informasinya
KPK Mulai Endus Dugaan Korupsi MBG Meski BGN Membantah, Jubir: Mendapatkan Info Secara Pribadi
BGN Tambah 29.274 Dapur MBG Tahun Ini, Targetkan 82,9 Juta Penerima
Ketua BGN Disebut Lebay Karena Kaitkan Kekalahan Timnas Indonesia Berkaitan MBG