Ia juga mengatakan kemungkinan untuk menjalin komunikasi dengan pemerintah setempat jika CASN 2024 awalnya bekerja di pemerintahan.
“Kepada para gubernur, bupati, wali kota, bila yang bersangkutan bekerja di BUMD,” jelasnya.
Menurutnya, inilah bentuk simpati dan empati yang dilakukan oleh pemerintah.
Baca Juga: Ifan Seventeen Pimpin PFN: Kejutan atau Langkah Strategis?
“Belum tentu berhasil upaya kita ini, belum tentu juga dikabulkan oleh perusahaannya yang sudah ditinggalkan,” jelasnya, mewanti-wanti kalau pemerintah turun tangan pun belum jaminan bisa diterima lagi.
“Tapi kalau tidak berupaya, tidak ada hasil,” ucapnya.
“Kalau kita berupaya, kemungkinannya masih ada dua, kemungkinan gagal, kemungkinan juga berhasil mengembalikan yang bersangkutan bekerja kembali sampai 30 September karena 1 Oktober sudah masuk kembali,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Daftar 29 Musisi Indonesia yang Gugat UU Hak Cipta ke MK, Tuntut Kejelasan Sistem Royalti
HMI Bulukumba dan Sat Intelkam Polres Berbagi Kebaikan di Bulan Ramadan
Tragedi Pilu di Semarang: Bayi 2 Bulan Tewas, Oknum Polisi Diduga Ayah Kandung Jadi Tersangka
Sidang Asusila Mario Dandy: Saksi Baru Muncul, Drama Hukum Semakin Memanas
Asap Tebal Selimuti Stasiun Tugu, 5 Mobil Damkar Berjibaku Padamkan Api Gerbong Kereta
THR untuk Ojol dan Kurir Online: Angin Segar atau Tantangan Baru?
THR untuk Ojol dan Kurir Online: Memastikan Kesejahteraan di Era Digital
Asap Hitam Membubung di Stasiun Tugu: Tiga Gerbong Kereta Ludes Terbakar