Agar Dana Desa dikelola secara akuntabel, Kemendes menggandeng PPATK, Kejaksaan Agung, dan Kepolisian RI guna mencegah penyalahgunaan dana.
Tak hanya itu, Kemendes juga berkomitmen dalam perlindungan perempuan dan anak dengan mendirikan pusat pengaduan di kantor desa untuk menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Baca Juga: Ternyata Segini Batas Usia Pensiun PPPK, Jabatan Menentukan!
"Kami ingin desa menjadi lingkungan yang ramah bagi ibu dan anak, di mana mereka bisa mendapatkan perlindungan serta layanan yang mereka butuhkan," tegas Yandri.
Komitmen Bangun Desa untuk Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo
Seluruh langkah strategis ini sejalan dengan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo, yakni membangun Indonesia dari desa. Ke depan, Kemendes akan terus menjalin kerja sama lintas sektor guna memastikan desa-desa berkembang secara berkelanjutan.
Baca Juga: Libur Awal Ramadan dan Lebaran 2025 Kapan Dimulai? Cek Infonya di Sini!
Dalam acara penandatanganan kerja sama ini, hadir sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Menteri PPPA Arifah Choiri Fauzi, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, serta Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana.
Dengan kolaborasi ini, diharapkan desa-desa di seluruh Indonesia mampu menjadi pusat ketahanan pangan, ekonomi kreatif, dan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik. (*)
Artikel Terkait
Divonis 20 Tahun di Skandal Korupsi PT Timah, Harvey Moeis Masih Belum Menyerah
Hotman Bongkar Fakta Baru tentang Kasus Pelanggaran Kode Etik dan Singgung Tentang Istri Razman
Heboh Billy Syahputra Bongkar Modus Pencurian Rp1,5 Miliar Tabungan Almarhum Olga
Kapan THR PNS 2025 Cair? Presiden Prabowo Beri Kepastian!
Telisik Aksi Mahasiswa 'Indonesia Gelap' di Berbagai Daerah Tanah Air, dari Jakarta hingga Surabaya
Aksi ‘Indonesia Gelap’ Geruduk Istana Negara di Momen Pelantikan Kepala Daerah, Begini 13 Tuntutan Mahasiswa
4 Tanggapan Istana Soal ‘Indonesia Gelap’: Tepis Pencabutan Beasiswa hingga Imbau Mahasiswa Jangan Serukan Narasi Tak Benar
Menyoal Ramainya Tren #KaburAjaDulu, Istana: Merantau ke Luar Negeri Harus Punya Skill