Selain itu, daerah didorong untuk memperkuat suplai bahan makanan dengan melibatkan peternak dan petani lokal.
Meski demikian, Tito kembali menegaskan bahwa anggaran pendidikan harus tetap difokuskan untuk memperbaiki kualitas sekolah, bukan untuk program makan bergizi gratis.
"Anggaran pendidikan yang ada tidak boleh digunakan untuk MBG, tapi harus diprioritaskan untuk perbaikan sekolah, terutama toilet," tegasnya. (*)
Artikel Terkait
6 Info di Balik Layar untuk Menyambut Squid Game 3, Terungkap Fakta Season 2 dan 3 Harusnya Rilis Bersama
Daftar KIP Kuliah atau SNBP 2025 Dulu? Simak Penjelasannya
Perbaikan Jalan Bontotiro Dianggarkan, Doktor Supriadi: Infrastruktur Untuk Kesejahteraan Masyarakat
Siapa yang Berhak Mendapatkan KIP Kuliah 2025? Ini Kriteria Lengkapnya
Pemindahan ASN ke IKN Ditunda Sampai Waktu yang Tidak Ditentukan, Benarkah Anggarannya Kurang?
Selain BLT BBM, Bansos Lansia 2025 Juga Siap Cair! Cek Nama Kamu Sekarang
Pedagang Eceran Gas Elpiji 3 Kg Diimbau Mendaftar Jadi Pangkalan Resmi, Simak Berbagai Keuntungannya, Termasuk Bisa Untung Jutaan Rupiah dalam Sebulan