Maruarar mengklaim pihaknya telah mengusulkan kebijakan itu kepada Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani untuk menghapus PPN dan PPh dalam merealisasikan program tiga juta rumah setiap tahun yang diinisiasi Prabowo.
Bagi yang belum tahu, transaksi jual-beli rumah saat ini dikenakan PPN sebesar 11 persen dan BPHTB 5 persen, serta penjual dikenakan PPh sebesar 2,5 persen.
"Tahun depan (2025), saya berani bilang bahwa banyak perubahan yang akan menyangkut perumahan baik di sisi bisnis maupun sosialnya," terang Maruarar di Menara 1 BTN, Jakarta, pada Sabtu, 9 Oktober 2024 lalu.
"Jadi, saya minta para pengembang untuk mempersiapkan diri baik-baik (pada 2025)," tandasnya.(*)
Artikel Terkait
Ini 5 Menteri Perempuan di Kabinet Merah Putih Prabowo Gibran
Partai Golkar Duduki Kursi Menteri Terbanyak di Kabinet Prabowo-Gibran, Jalan Mulus Bagi JMS Bangun Bulukumba
Sesuai Pidato Presiden Prabowo, Pasangan JADIMI Bertekad Menjalankan Arahan: Swasembada Pangan dan Pemerataan
Sesuai Pidato Presiden Prabowo, JADIMI Komitmen Libatkan Industri Material Lokal dalam Proyek Daerah
Presiden Prabowo Lempar Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD
Prabowo Berhentikan Prof Zudan Jadi Pj Gubernur Sulsel, Ditunjuk Jadi Kepala BKN
Prabowo Sentil Vonis Rendah Koruptor Ratusan Triliun: Melukai Rasa Keadilan!
Prabowo Minta Kementerian Hemat Anggaran, Sorot Prioritas untuk Anak-anak dan Guru
Prabowo Sebut Kelapa Sawit RI Strategis: Banyak Negara Takut Tak Dapat
Prabowo Optimistis dengan Perekonomian RI: Banyak yang Tak Yakin, Kita Buktikan