Sulawesinetwork.com - DPD Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tengah melaksanakan survei berpasangan kepada bakal calon yang akan maju dalam Pilkada Serentak 2024 pada November mendatang.
Ini merupakan survei kedua setelah sebelumnya mereka menggelar survei terhadap tokoh perorangan yang mendaftar lewat partai tersebut yang bakal berkompetisi di Pilkada Serentak 2024.
Ketua Bapilu Partai Golkar DIY, John S Keban, menyatakan bahwa survei ini diharapkan dapat menangkap kondisi riil aspirasi masyarakat.
Baca Juga: Kajari Bantaeng Tegaskan Kasus Korupsi Pimpinan DPRD Tak Terkait Politik
Survei ini akan menjadi indikator bagi partai berlambang pohon beringin untuk menentukan nama-nama yang bakal diusung dalam pemilihan kepala daerah, Pilkada Serentak 2024.
"Kami ingin melihat realitas politik di lapangan jelang Pilkada dan harus menangkap apa yang terjadi sehingga kebijakannya tepat. Kami tidak ingin pilihan calon hanya berdasarkan suka atau tidak suka, tapi semuanya harus objektif," kata John pada Selasa, 23 Juli 2024 dikutip dari Harian Jogja.
Survei ini dilakukan oleh pihak ketiga dengan lembaga berbeda dibandingkan dengan survei pertama.
Baca Juga: Polisi Dikeroyok, 11 Warga Bulukumba Ditahan: Kronologi Lengkap Insiden di Desa Balangtaroang
Diharapkan tidak ada rekayasa dalam proses survei sehingga hasilnya benar-benar berasal dari masyarakat pemilih di DIY.
"Prosesnya sudah berjalan sejak tiga hari terakhir. Survei ini menjadi salah satu parameter kami untuk melihat perkembangan di daerah menjelang Pilkada," ungkap John.
Survei berpasangan ini dilakukan dengan memilih sejumlah tokoh yang berkeinginan maju sebagai Walikota, Wakil Walikota, Bupati, dan Wakil Bupati di lima kabupaten/kota berdasarkan keadaan terbaru.
Baca Juga: Dorong Partisipasi, Bawaslu Bulukumba Desain Pilkada Serentak 2024 Ramah Perempuan
Tokoh-tokoh tersebut akan diacak untuk melihat elektabilitasnya secara berpasangan.
"Nama-nama yang dipasangkan berasal dari lembaga survei sendiri agar merata dan tidak hanya pasangan tunggal. Ini untuk memastikan objektivitas dan rasionalitas," tambahnya.
Artikel Terkait
Andi Utta Puji PKS Usai Usung Amri Arsyid, Golkar Kembali Timbang Usungan di Pilkada Serentak 2024
PKS Buka Peluang Bangun Poros Baru di Pilkada Bulukumba 2024, Andi Utta Bisa Ditinggal ?
Pilgub Sulsel 2024! PKS dan Golkar Potensi Usung Calon, AIA Figur Kuat Gerindra
Canangkan PIN Polio, Dinkes Bulukumba Siapkan Dosis 135.900 Vial
Sambut Pilkada Serentak, KPU Bulukumba Sosialisasi PKPU Nomor 8 Tahun 2024
Mengapa Skema Pensiun ASN Akan Berubah? Ini Alasan di Balik Kebijakan Baru 2025
Pemerintah Berencana Ubah Skema Pensiun ASN 2025, Begini Respon Senayan
Dorong Partisipasi, Bawaslu Bulukumba Desain Pilkada Serentak 2024 Ramah Perempuan
Polisi Dikeroyok, 11 Warga Bulukumba Ditahan: Kronologi Lengkap Insiden di Desa Balangtaroang
Kajari Bantaeng Tegaskan Kasus Korupsi Pimpinan DPRD Tak Terkait Politik