Lebih lanjut, Imran menerangkan bahwa operasi pemadaman berjalan dengan lancar dan kondusif berkat sinergi lintas sektor di lapangan.
Petugas Damkar Polman dibantu penuh oleh personel TNI Babinsa (1 unit armada pemadaman), Polsek Tapango, petugas PLN yang melakukan pemutusan arus listrik secara aman, serta tim Puskesmas Perawatan Pelitakan yang menyiagakan 2 unit ambulans.
Dalam kurun waktu sekitar 20 menit, petugas berhasil menguasai pergerakan api menggunakan kombinasi metode pemadaman yang komprehensif, meliputi teknik pendinginan (cooling), penyelimutan (smothering), teknik urai, lokalisir area, hingga pemutusan rantai unsur api dengan media air.
Baca Juga: Wajo Terbaik I Creative Financing Sulawesi 2026, Bupati Andi Rosman Terima Penghargaan Kemendagri
Setelah situasi dinyatakan terkendali, petugas melanjutkan dengan proses pendinginan akhir untuk mengantisipasi adanya bara api yang tersembunyi serta melakukan pendataan final.
Akibat bencana kebakaran ini, satu unit rumah dinyatakan mengalami kerusakan berat (RB) dengan taksiran kerugian materiil mencapai sekitar ratusan juta rupiah. (*)