Ia menegaskan bahwa Bulukumba memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah dengan berbagai sektor unggulan yang mampu menjadi penggerak ekonomi daerah. Namun, potensi tersebut harus dikelola secara profesional, terintegrasi, dan didukung investasi yang sehat agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Jangan hanya menjadi konsep di atas kertas, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Andi Utta.
Andi Utta juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui kemudahan berusaha dan dukungan terhadap investor yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Baca Juga: 95 Petani, Dokumen Kosong, dan KUR Rp12,4 Miliar: Membongkar Dugaan Korupsi yang Menyeret Nama BSI
Ia menyambut baik rencana kerja sama antara FamFresh Industries dan PT Pinisi Citra Bulukumba (Perseroda) yang diharapkan menjadi model kemitraan produktif dalam mengembangkan sektor agribisnis daerah.
Melalui workshop ini, diharapkan lahir berbagai rekomendasi strategis dan langkah aplikatif yang dapat segera diimplementasikan guna memperkuat investasi agribisnis, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkokoh posisi Bulukumba sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan.(*)