Andi Buyung juga menambahkan bahwa untuk level Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pemda Bulukumba sedang merancang skema bantuan serupa di tahun 2026 mendatang, disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
Proses pengadaan seragam ini melibatkan kerja sama dengan pihak penyedia dari Bandung, dengan masa kontrak tiga bulan pemenuhan. Andi Buyung mengingatkan,
"Sekali lagi ini sifatnya bantuan stimulan, bukan pemenuhan kebutuhan pakaian." Artinya, bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban orang tua, misalnya yang tadinya harus membeli dua seragam, kini tinggal satu.
Program seragam gratis ini bukan hanya sekadar bantuan, melainkan perwujudan janji politik pasangan Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf dan Wakil Bupati Andi Edy Manaf pada Pilkada Bulukumba tahun 2024 lalu.
Dengan demikian, sekolah juga dilarang keras untuk berjualan seragam sekolah, memastikan program ini berjalan transparan dan tepat sasaran. (*)
Artikel Terkait
Khofifah Beri Santunan Duka Cita, Keluarga Korban KMP Tunu Pratama Jaya di Ketapang Terhibur
Bantahan Tegas Ajudan: Foto Liburan Jokowi Asli, Bukan Editan!
Dul Jaelani, 'Ikon Anak Negeri' yang Lahir dari Didikan Rapi Ahmad Dhani dan Maia Estianty
Kejutan Transfer! Jens Raven Resmi Berlabuh di Bali United, Dikontrak Tiga Musim!
Sejarah Terukir! Setelah Satu Dekade, Prabowo Umumkan Perjanjian Ekonomi Indonesia-Uni Eropa Resmi Rampung!
Terungkap! Kisah Pilu di Balik Lagu 'Aku Pasti Kembali': Luapan Kerinduan Maia Estianty untuk Al, El, Dul
Pengurus Perpadi Bulukumba Bakal Dikukuhkan Hari Ini