1. Kebun Pekarangan – Memanfaatkan lahan sekitar rumah untuk bercocok tanam secara mandiri.
2. Pupuk Kompos dan Pestisida Alami – Mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia yang merusak lingkungan.
Dampak Positif: Lingkungan Sehat, Masyarakat Berdaya
Melalui program ini, masyarakat tidak hanya belajar menjaga lingkungan, tetapi juga membangun solidaritas antarwarga. Inisiatif ini diharapkan mampu menciptakan perubahan perilaku, di mana setiap individu memiliki kesadaran kolektif untuk menjaga alam dan mendukung sesama tanpa diskriminasi.
Dengan adanya Kelompok Inklusi Desa, masa depan yang lebih hijau dan lebih inklusif bukan lagi sekadar mimpi. Desa-desa di Bulukumba kini menjadi contoh bahwa inklusi sosial dan kepedulian terhadap lingkungan bisa berjalan beriringan, dimulai dari komunitas kecil yang peduli dan mau bergerak bersama. (*)
Artikel Terkait
Ahli Kemiskinan: Program Makan Bergizi Gratis Bisa Turunkan Kemiskinan Hingga 5,8 Persen
Prabowo Perintahkan Menteri dan DEN Siapkan Deregulasi untuk Percepat Investasi
Daftar Lengkap APBD 2025 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan, Hanya Dua Daerah di Bawah Rp 1 Triliun
Banyak Pengusaha Kecil Terjerat Rentenir, Menteri UMKM Mau Bentuk Satgas
BIN Resmi Hadir di Media Sosial! Kini Bisa Diakses di Instagram, TikTok, hingga YouTube
Tecno Megapad 11 Resmi Meluncur di Indonesia! Usung Helio G99 dan RAM 16 GB, Ini Harganya
Viral! Beras 5 Kg Disunat Jadi 4 Kg, Pelaku Terancam Penjara dan Denda
Nokia Moonwalker 5G: Layar AMOLED Mewah, Performa Ngebut dan Konektivitas 5G Terkini
Nokia Moonwalker 5G vs Nokia UltraView: Duel Smartphone Canggih dengan Fitur Unggulan!