"Kita ingin program ini berjalan dengan baik sehingga membantu anak-anak sekolah tumbuh kembang dengan baik," kata Andi Ullah.
Sebelumnya Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Bulukumba Hj Wahida membenarkan jika keluhan telur tidak layak konsumsi kerap dikeluhkan sejumlah siswa diberbagai sekolah namun tidak ditindaklanjuti.
Baca Juga: Spesifikasi Kamera 200MP, Segini Perbandingan Harga Nokia N73 5G dan Nokia X75 Max 5G
"Laporan seperti ini sudah sering namun tidak ditindaklanjuti," ungkap Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Bulukumba, Hj Wahida.
"Laporan soal telur busuk dan pisang busuk itu sudah jadi laporan rutin," sambungnya dilansir dari video penjelasan pasca kejadian siswa muntah di SD 171 Loka Bulukumba, Jumat, (25/01). (*)
Artikel Terkait
Sistem Baru PPDB yang Menghilangkan Istilah Zonasi, Ini Gantinya dan Perbedaannya
Menteri Maman Tegaskan Komitmen Dorong Pengusaha UMKM Bersaing di Pasar Nasional
Erick Thohir Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga Tiket di Mudik Lebaran Idul Fitri 1446 H/2025 M
Jadwal Lengkap UTBK SNBP-SNBT 2025, Catat Syarat dan Kouta Penerimaan
Sistem Coretax Banjir Keluhan, Sri Mulyani: Kepada Wajib Pajak, Saya Mengucapkan Maaf
Sekolah Swasta di Jakarta akan Digratiskan, Pemerintah akan Segera Langsungkan Uji Coba
Syahruni Bantah Ada Telur Busuk Sehari Setelah Dinkes Bulukumba Akui Sudah Kerap Dikeluhkan Siswa