Tantangan besar dalam program ini adalah menanggulangi stunting yang mengancam masa depan anak-anak di Bulukumba.
Anak dengan status gizi stunting berpotensi mengalami hambatan dalam mencapai perkembangan optimal.
Baca Juga: Setelah Dilapor ke DKPP, Bawaslu Bulukumba Digruduk Massa Terkait Penanganan Pelanggaran Pilkada
Melalui kegiatan ini, diharapkan tenaga kesehatan dapat lebih siap memberikan edukasi gizi kepada masyarakat, sehingga anak-anak di Bulukumba dapat tumbuh sehat, tangguh, dan berdaya saing.
Dengan adanya orientasi ini, UNICEF, Jenewa Madani Indonesia, dan Pemerintah Sulawesi Selatan berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi demi mencapai generasi sehat di masa depan.***
Artikel Terkait
Tatap Muka di Rilau Ale, JMS Tiba-tiba Hentikan Kampanye untuk Sholat Ashar Berjamaah
Capai Nilai Indeks Pembangunan Statistik dengan Predikat Baik, Pemkab Bantaeng Raih Piagam Penghargaan
Ikuti Tahap Penilaian Interview, Pemkab Bantaeng Upayakan Peningkatan Nilai Indeks SPBE
Bawaslu Bulukumba Awasi Proses Sortir Lipat Surat Suara Pilkada
Dihadiri Banyak Tokoh Saat Kampanye, Andi Ungko: JMS-TSY Berkarakter dan Rasa Kekeluargaan yang Tinggi
JMS Kampanye di Desa Pantama Kajang, Ratusan Warga Mengaku tak Mau Dihargai dengan Uang
Setelah Dilapor ke DKPP, Bawaslu Bulukumba Digruduk Massa Terkait Penanganan Pelanggaran Pilkada
Andi Nojeng, Andi Semmang Hingga Karaeng Nunu Sebut JMS Sosok Bermasyarakat dan Bisa Diajak Berdialog
Susunan Alat Kelengkapan DPRD Kabupaten Bulukumba Masa Jabatan 2024-2029 Resmi Ditetapkan
Bawaslu Bulukumba Tetapkan 684 Pengawas TPS, Bakri: Berani Menjaga Integritas tanpa ragu-ragu