Pertama, Asatu mendesak Pemerintah Kabupaten Bulukumba segera membentuk Tim Satgas terkait dugaan mafia pupuk bersubsidi.
Baca Juga: Jalan Tani Tuntas 100 Persen, Ilham Azikin: Masyarakat Layoa Pasti Butuh ini
Mereka juga meminta pembentukan agen pupuk di setiap desa untuk memudahkan petani tanpa harus menambah biaya dalam proses pembelian pupuk.
Tuntutan kedua, meminta Pemerintah Kabupaten Bulukumba mencopot Kadis Pendidikan yang dianggap gagal memimpin Dinas Pendidikan Kabupaten Bulukumba dengan baik.
Mereka menilai perlu adanya reformasi di sektor pendidikan agar lebih berpihak pada kepentingan masyarakat.
Ketiga, Asatu mendesak pembentukan Tim Investigasi terkait dugaan bisnis jual beli buku di sekolah dasar serta penggunaan anggaran Dana BOS.
Mereka menekankan pentingnya transparansi dan pengawasan lebih ketat agar tidak ada penyalahgunaan dana pendidikan.
Keempat, mereka meminta pemerintah untuk tidak kalah melawan mafia terutama di sektor pertanian dan pendidikan yang saat ini dirasa banyak terjadi penyelewengan.
Baca Juga: IMM Bulukumba Ingatkan Pjs Bupati Bulukumba untuk Jaga Komitmen Netralitas ASN dan Aparat Desa
Setelah berorasi di depan Kantor Bupati, massa aksi diarahkan untuk bertemu perwakilan pemerintah.
Asatu berharap tuntutan mereka dapat segera direspons dan ditindaklanjuti untuk memperbaiki tata kelola di berbagai sektor di Kabupaten Bulukumba khususnya di bidang pertanian dan pendidikan.***