Sulawesinetwork.com - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bulukumba 2024, sejumlah figur terlihat saling menjajaki dengan intens membangun komunikasi.
Apalagi sudah ada empat partai yang mulai membuka penjaringan bakal calon (Bacalon) bupati dan wakil bupati Bulukumba.
Baru-baru ini perhatian publik tersorot dengan pertemuan antara Ketua DPD Nasdem Bulukumba Arum Spink dengan Ketua DPRD Bulukumba H Rijal.
Pertemuan keduanya dianggap sebagai salah satu bentuk komunikasi politik yang terkait dengan arah politik keduanya.
Dimana diketahui, H Rijal selain sebagai Ketua DPRD Bulukumba. Ia juga menjabat Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PPP Bulukumba.
Selain itu, Arum Spink dan H Rijal disebut sebagai pasangan poros yang patut untuk diperhitungkan di Pilkada Bulukumba mendatang.
Baca Juga: Dibimbingan Manasik Haji 2024, Pj Bupati Ingatkan CJH Bantaeng Fokuskan Diri untuk Beribadah
Apalagi jika Nasdem dan PPP menyatu bukanlah hal mustahil. Dimana kedua partai ini sudah perna berkoalisi pada Pilkada Bulukumba 2020 lalu.
Arum Spink yang dikonfirmasi terkait pertemuan tersebut mengaku jika pertemuan tersebut hanya sekedar bersilahturahim pasca lebaran Idul Fitri.
Dimoment pertemuan itu juga, lanjut Arum Spink. Bertepatan dengan acara aqiqah atas kelahiran anak ketiganya belum lama ini.
"Silahturahim saja, kan habis lebaran juga. Beliau (H Rijal) hadir diacara aqiqah anak kami, sisanya diskusi soal Bulukumba kedepan bagaimana," ujarnya.
Terkait dengan keduanya dikaitkan akan menjadi koalisi poros tengah di Pilkada Bulukumba 2024 mendatang.
Artikel Terkait
Peringati Hari Kesadaran Nasional, Pj Bupati Bantaeng Sampaikan Hal yang Perlu Jadi Perhatian Seluruh ASN
Polres Bulukumba Gelar Halal Bihalal Usai Lebaran Idul Fitri 2024, Ajang Pererat Sinergitas Antar Anggota
Ini Syarat Pemenuhan Dukungan Calon Perseorangan Pilkada Bulukumba 2024
Mutasi Dibatalkan Mendagri, Pemkab Bulukumba Lakukan 'Undo' Pejabat Jilid 2
Demokrat Buka Pendaftaran dan Penjaringan Bacalon Bupati dan Wakil Bupati untuk Pilkada Bulukumba 2024
Kendalikan Hama, Pemdes Tanah Towa 'Impor' Pemburu Babi dari Luar Provinsi