Sulawesinetwork.com - Ashari Fakhsirie Radjamilo (AFR) dan Dr Syafruddin Nurdin bersepakat untuk berpasangan di Pilkada Jeneponto 2024 mendatang.
Keduanya bersepakat setelah keluarga besar AFR dan Syafruddin Nurdin melakukan pertemuan pada Sabtu, 13 April 2024.
Dipertemuan itu, keduanya membahas terkait sosok pemimpin masa depan Kabupaten Jeneponto di lima tahun mendatang.
Baca Juga: PDAM Bulukumba Sekarat Ditengah Pengodokan Perda Perseroda, Tiga Tahun Gaji Pegawai tak Terbayarkan
Sehingga kedua keluarga itu melakukan pertemuan untuk membahas sosok yang akan didorong pada Pilkada Serentak 2024 mendatang.
Atas kesepakatan bersama keduanya, keluarga besar Dr Syafruddin Nurdin merekomendasikan sosok Ashari Fakhsirie Radjamilo atau AFR.
AFR yang Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel direkomendasikan untuk maju sebagai calon bupati di Pilkada Jeneponto yang digelar November 2024.
"Setelah kami mempertimbangkan dengan beberapa faktor kajian terhadap kondisi Jeneponto, maka atas nama pribadi dan Keluarga," Kata Syafruddin Nurdin.
"Kami merekomendasikan Ashari Fakhsirie Radjamilo untuk mencalonkan diri sebagai calon Bupati Jeneponto periode 2024-2029,” tambahnya.
Begitu pun dengan AFR yang pada kesempatan itu menyampaikan jika keluarga besarnya merekomendasikan sosok calon wakil bupati.
Dimana Syafruddin Nurdin direkomendasikan untuk maju sebagai calon wakil bupati Jeneponto periode 2024-2029 mendapingi AFR.
"Dari segi pengalaman birokrasi dan beberapa faktor lainnya yang telah kami jadikan bahan pertimbangan sehingga atas nama pribadi dan keluarga serta sejumlah tokoh Butta Turatea," ungkap AFR.
Artikel Terkait
Teriakan 'Lanjutkan' Cairkan Suasana Open House di Kediaman Pribadi Wakil Bupati Halmahera Utara
Ingat! Usai Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, Ini Batas Libur Lebaran 2024 untuk Sekolah di Sulsel
Dimomen Idul Fitri 1445 Hijriah, Andi Utta Ajak Masyarakat untuk Lebih Produktif dan tidak Kuttu
Pemkab Catat Puluhan Ribu Wisatawan Masuk Bulukumba di Libur Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah
PDIP Punya Sikap Berbeda di Pilgub Sulsel, Danny Pomanto Diberi Opsi Posisi Menentukan Sikap
Jelang Pilkada Serentak 2024, Bawaslu Rekrut Pengawas Ad Hoc Lebih Awal dari KPU