8. Telapak Kaki Arung Palakka
Konon, bahwa Arung Palakka sebelum meninggalkan tanah kelahirannya menuju ke kerajaan Buton ia melakukan ikrar atau janci.
Beliau menghentakkan kakinya setelah mengikatnya pada akar pohon beringin sebagai suatu tanda ikrar dan nampaklah pada hentakan kaki itu di atas sebuah batu dilereng gunung Cempalagi yang masih berada di tepi laut.
Bekas tapak kaki Arung Palakka tersebut yang panjangnya kurang lebih 75 cm.
Di bekas tapak inilah bila mana air laut surut maka bekas pijakan kaki tersebut akan terlihat dengan jelas.
Tapak itu menyerupai sebuah wadah berisi air tawar yang seharusnya asin karena berada di bawah permukaan laut.
Banyak orang yang berkunjung untuk mendapatkan air suci itu yang dianggapnya sebagai air yang memiliki tuah.
Kegiatan seperti itu terjadi dari dulu dan masih berlangsung hingga kini.(*)
Artikel Terkait
'Bugis Timur', Wacana Pemekaran Provinsi Baru yang Memilih Berpisah dari Sulawesi Selatan
Dikenal Sebagai 'Danau-Danau Taka Bone Rate', Empat Rekomendasi Wisata yang Wajib Kamu Kunjungi di Sulsel
Dukung Pemekaran Bugis Timur, Bone Siap Jadi Kawasan Industri Pangan, Mentan AAS: Saya Mau Berinvestasi
Tak Main-main! Hasilkan Miliader Pisang di Provinsi Bugis Timur, Pj Gubernur Sulsel Siapkan Anggaran 15 Miliar Demi Dirikan SMK Hortikultura di Bone
Dukung Pengembangan IAIN Bone Jadi UIN, Pj Gubernur Harap Dunia Kampus Berkontribusi Kembangkan Wilayah Bugis Timur
Pemekaran Bugis Timur, Persemaian Bibit Pisang Program Prioritas Pj Gubernur Sulsel di Pusatkan di Bone
Dengan Luas 11.300,79 km2, Kabupaten ini Memilih berpisah dari Sulawesi Selatan Demi Bentuk Provinsi Baru
Tunjang Pemekaran Provinsi Baru, Pemprov Sulsel Genjot Pembangunan Dua Bandara di Wilayah Bugis Timur
Guru Diminta Setor Dukungan Kepada Putri Pj Bupati Bone yang Jadi Caleg DPRD Provinsi
Tiga Kabupaten Ini Secara Legal Telah Keluar dari Sulsel. Kini Resmi Membentuk Provinsi Baru Sebagai Pemekaran Wilayah