PAUD, kata istri dari Bupati Bulukumba ini, merupakan pondasi awal bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Dengan demikian, maka PAUD harus menggunakan konsep belajar melalui bermain.
"Alhamdulillah Bulukumba salah satu dari 12 Kabupaten/Kota di Sulsel yang memiliki progres baik dalam prevalensi penurunan stunting," ujarnya.
Ia menilai penurunan angka stunting dari angka 30,8 persen menjadi 28,4 persen, patut disyukuri. Hanya saja hasil ini, belum bisa dijadikan dasar memuaskan dan membanggakan.
"Tetap kita bersyukur karena kita sudah keliatan bekerja bersama dalam menurunkan stunting. Harapan pemerintah kan turun menjadi 5 persen," imbuhnya.
Herfida yang juga merupakan Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar ini, berharap ke depan Bulukumba bisa menjadi kabupaten terkemuka di Sulsel dalam hal penurunan prevalensi stunting.
"Kita harus sama-sama bekerja, harus punya target, harus punya tujuan yang jelas. Semakin banyak pihak yang ambil peran, maka pencegahan dan penurunan stunting akan semakin mudah," katanya.
"Yang penting kita semua komitmen dan konsisten bekerja dengan misi menyelematkan semua saudara-saudara kita yang terdampak stunting," sambungnya.(*)
Artikel Terkait
PKK Kecamatan Desa Kelurahan Diingatkan Tidak Ikut Campur Kerjaan Suami
Ketua TP PKK Bulukumba Kunjungi Anggota Pramuka Korban Kecelakaan, Satu Pelajar Alami Pendarahan Otak
Memprihatinkan, Damkar Bulukumba Minim Alat Pelindung Diri Saat Bertugas, Sudah Banyak yang Rusak
OPD Harus Peka, Pemerintah Maksimalkan Kebutuhan Air Bersih Masyarakat Bulukumba
Di Silahturahmi TP PKK se Sulsel, Herfida Muchtar Harap Dukungan TP PKK Provinsi