hukrim

Kemang Memanas! Warga Protes Lapangan Padel Bising Hingga Jam 2 Pagi, Manajemen Diminta Pasang Peredam Suara

Rabu, 25 Februari 2026 | 15:40 WIB
Keluhan warga di kawasan Kemang, Jakarta Selatan soal lapangan padel. (TikTok/mengejarhei - unsplash/Oskar Hagberg)

Sulawesinetwork.com – Tren olahraga padel yang tengah menjamur di Jakarta kembali memicu polemik.

Kali ini, seorang warga di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, meluapkan kekesalannya melalui media sosial terkait kebisingan luar biasa yang ditimbulkan oleh aktivitas lapangan padel di dekat permukimannya.

Melalui unggahan di akun TikTok @mengejarhei yang telah ditonton lebih dari 2,4 juta kali, warga tersebut mengeluhkan jam operasional yang dianggap tidak manusiawi dan minimnya investasi pengelola dalam meredam suara.

Baca Juga: Penyidikan Dihentikan! Kejati Jatim Lepas Guru Honorer Probolinggo yang Jadi Tersangka Akibat Gaji 'Dobel'

Dalam videonya, pemilik akun membeberkan bahwa suara teriakan pemain dari lapangan tersebut menembus hingga ke dalam kamar tidurnya.

Meski area rumahnya dikelilingi berbagai tempat usaha, lapangan padel inilah yang dianggap paling mengganggu ketenangan.

“Suara teriakan full sehari-hari jadi background. Sering kebangun kaget dan nggak bisa tidur karena memang beroperasi sampai jam 2 pagi,” tulisnya dalam keterangan unggahan, dikutip Rabu (25/2/2026).

Baca Juga: Jaga Stabilitas Ramadan 2026, Satgas Pangan Bulukumba Sidak Pasar Cekkeng: Stok Aman, Cabai Rawit Mulai Pedas

Ia juga menambahkan bahwa meski pengelola tidak lagi menggunakan sound system, suara teriakan pelanggan tetap menjadi polusi suara yang sangat mengganggu, terutama saat waktu istirahat malam.

Kekesalan warga ini memuncak hingga ia harus mendatangi pihak berwajib tengah malam.

Pada suatu malam pukul 23.46 WIB, saat kebisingan tak kunjung berhenti, ia memutuskan melapor ke Polsek setempat.

Baca Juga: Gus Miftah Kembali ke DNA Dakwah: Gelar Buka Puasa dan Tausiah di Colosseum Jakarta, Sentuh Hati Pekerja Dunia Malam

“00.00 WIB OTW Polsek, 00.05 WIB sudah tutup. Tapi beneran berisik banget, udah lapor Polsek karena semalam nggak tahan banget,” tuturnya.

Tak hanya polisi, pelapor juga telah melayangkan aduan melalui aplikasi JAKI (Jakarta Kini) serta bersurat ke pihak RT.

Halaman:

Tags

Terkini