"Pelaku Irvan memang memiliki kemampuan untuk memalsukan dokumen. Bahkan, hasil karyanya nyaris sempurna seperti dokumen negara yang asli," ujarnya.
Polisi akan terus mengembangkan kasus ini untuk membongkar jaringan pemalsuan hingga ke akarnya.
Baca Juga: KPK Usut Tuntas Skandal Suap PUPR OKU: Bupati Teddy Meilwansyah Terancam Terseret!
"Kami akan terus melakukan penyelidikan terkait kasus pemalsuan STNK dan dokumen lainnya oleh sindikat Sunda Nusantara ini. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu memeriksa keabsahan dokumen saat melakukan transaksi jual beli," tegas Tono.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih teliti dalam menerima dokumen penting. Jangan sampai menjadi korban sindikat pemalsuan yang merugikan!(*)
Artikel Terkait
Segini Upah yang Diterima Pencetak Uang Palsu, Kapus UIN Alauddin Makassar Pengendali
98 Barang Bukti Kasus Uang Palsu UIN Alauddin, Ada Mata Uang Korea-Vietnam
Heboh! Uang Palsu UIN Alauddin Makassar Diisukan untuk Biaya Pilkada di Sulsel
Uang Palsu UIN Alauddin Libatkan Dua Pegawai Bank BUMN, Ini Aktor Utamanya
Staf UIN Alauddin Meninggal Usai Disebut Terlibat Sindikat Uang Palsu
Kena Hujat Netizen! Demi Viral Cowok Ini Minta Maaf Usai Sebar Hoax Uang Palsu di ATM BRI
ASS Jadi Tersangka Kasus Uang Palsu di UIN Alauddin Makassar, Perannya Terungkap
Terungkap! Penjual Air Zamzam Palsu Raup 41 Miliar Dalam Setahun
Jaksa Kembalikan Berkas Perkara Uang Palsu UIN
Telisik Kasus DeepFake Catut Pejabat Istana, Intip Skandal Terbaru yang Dibongkar Polisi: Ada Editan Wajah Palsu Prabowo-Gibran
Heboh! Gudang Pemalsuan MinyaKita Omset Ratusan Juta Perbulan Ditemukan, 400 Bungkus Siap Edar Disita