Sulawesinetwork.com - Dunia kuliner daring kembali bergejolak. Kali ini, sorotan tajam mengarah pada William Anderson, sang food vlogger kontroversial yang dikenal dengan nama Codeblu.
Unggahan terbarunya yang menuduh Brand CT, toko kue ternama, mendistribusikan kue berjamur ke panti asuhan, memicu badai kecaman dari warganet.
Pada 15 November 2024, Codeblu menggemparkan jagat maya dengan ulasan pedasnya. Tanpa menyebut nama, ia mengkritik keras sebuah toko kue yang dituding mengirimkan kue basi ke panti asuhan di Jakarta Selatan.
Baca Juga: Buka Puasa Bersama DPRD Bulukumba: Momentum Pererat Silaturahmi dan Sinergi
Spekulasi liar pun bermunculan, dan Brand CT menjadi sasaran utama warganet yang geram.
Diterpa gelombang kritik, Brand CT tak tinggal diam. Dua hari berselang, mereka merilis klarifikasi resmi yang membantah mentah-mentah tuduhan Codeblu.
Mereka menegaskan bahwa setiap produk yang keluar dari dapur mereka telah melewati prosesQuality Control yang ketat, baik untuk penjualan maupun donasi.
Baca Juga: Polres Bulukumba Bagikan Takjil Buka Puasa dan Gelar Kegiatan Ngaji On The Road
Investigasi lebih lanjut mengungkap fakta mengejutkan.
Ternyata, kue berjamur tersebut berasal dari ulah seorang mantan karyawan vendor maintenance Brand CT. Oknum tersebut, tanpa sepengetahuan manajemen, mengirimkan kue basi dan menyebarkan informasi palsu kepada Codeblu.
Menyadari kesalahannya, Codeblu akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada Brand CT.
Ia mengakui teledor dalam menerima informasi tanpa melakukan verifikasi yang memadai.
Namun, permintaan maaf tersebut tidak serta merta meredakan amarah warganet. Reputasinya sebagai food vlogger terpercaya terlanjur tercoreng.