Kisah Haru Reza, Bocah Aceh Utara Bertahan Hidup di Pohon Kelapa Saat Banjir Bandang: Sehari Semalam Tanpa Makan

photo author
Sytha AR, Sulawesi Network
- Rabu, 25 Februari 2026 | 15:25 WIB
Cerita Reza, anak dari Desa Geudumbak, Aceh Utara saat banjir datang pada akhir November 2025. (Instagram/rumahzakat)
Cerita Reza, anak dari Desa Geudumbak, Aceh Utara saat banjir datang pada akhir November 2025. (Instagram/rumahzakat)

Kehilangan ini menambah deretan duka bagi Reza, yang sebelumnya telah kehilangan sang ayah.

Kini, ia menjalani hari-hari pascabencana bersama kakek, ibu, dan adiknya di tengah upaya pemulihan desa mereka.

Baca Juga: Musrenbang dan Safari Ramadan Bulukumba 2026 Dimulai di Gantarang, Fokus Ketahanan Pangan

Desa Geudumbak merupakan salah satu wilayah terdampak paling parah di Aceh Utara.

Banjir saat itu tidak hanya membawa air, tetapi juga material kayu gelondongan yang menghantam dan menghancurkan rumah-rumah warga.

Sebagai langkah pemulihan, Pemerintah Pusat telah mengucurkan dana bantuan sebesar Rp341,7 miliar untuk Provinsi Aceh.

Baca Juga: Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) Ramadan Viral: Jatah Rp15 Ribu per Porsi Dipertanyakan, Guru di Palu Sebut 'Pembodohan'

Bantuan ini ditujukan bagi 15.789 Kepala Keluarga (KK) guna memperbaiki 8.796 rumah rusak ringan dan 6.993 rumah rusak sedang yang tersebar di sembilan kabupaten/kota.

Meskipun bantuan fisik mulai mengalir, bagi penyintas seperti Reza, dukungan psikososial dan doa tetap menjadi penguat utama untuk bangkit dari trauma masa lalu.

"Kalau kangen ayah, kirim doa saja. Saya juga doakan mama sehat selalu," pungkasnya.(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sytha AR

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X