Debat Panas! Ibu Penjual Sayur di NTT Dilarang Dagang di Teras Rumah Sendiri, Satpol PP: Jangan Bikin Pasar Tandingan

photo author
Sytha AR, Sulawesi Network
- Minggu, 22 Februari 2026 | 16:13 WIB
Menyoroti viralnya insiden petugas Satpol PP yang menutup paksa lapak jualan pedagang sayuran di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Instagram.com/@fakta.indo)
Menyoroti viralnya insiden petugas Satpol PP yang menutup paksa lapak jualan pedagang sayuran di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Instagram.com/@fakta.indo)

"Jangan bikin pasar tandingan di sini, tolong hargai pemerintah, bukan semaunya seperti ini," seru salah satu petugas Satpol PP sembari memerintahkan barang dagangan segera diangkat.

Perdebatan kian menyentuh hati warganet saat sang ibu mengungkapkan alasan di balik kegigihannya berjualan.

Baca Juga: Jadi Pilot Project Nasional! Dirjen Otda Kemendagri Sebut Ramadhan Leadership Camp Sulsel Kunci Sinergi Asta Cita

Ia mengaku tak memiliki pilihan lain selain berdagang di rumah untuk menyambung hidup dan membiayai pendidikan anak-anaknya.

"Kita menjual ini untuk menambah sedikit agar bisa membiayai sekolah anak-anak," tandasnya dengan nada pilu.

Hingga Minggu sore pukul 15.30 WIB, video tersebut telah disukai lebih dari 84,7 ribu pengguna Instagram.

Banyak warganet yang menyayangkan tindakan represif petugas, mengingat sang ibu tidak berjualan di bahu jalan atau trotoar yang mengganggu fasilitas publik.

Sampai saat ini, pihak Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya belum memberikan keterangan resmi terkait polemik penertiban di area privat tersebut.(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sytha AR

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X