Sulawesinetwork.com – Jagat media sosial tengah diguncang kontroversi seorang alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) berinisial DS.
Hal ini bermula dari unggahan video DS yang bernarasikan, "Cukup Saya WNI, Anak Jangan," yang memamerkan paspor serta status kewarganegaraan Inggris milik anak keduanya.
Aksi tersebut menuai kecaman luas dari warganet karena dianggap tidak nasionalis, mengingat studi DS dibiayai oleh pajak rakyat Indonesia.
Baca Juga: Perkuat Integritas dan Spiritual ASN, Pemprov Sulsel Resmi Buka Ramadhan Leadership Camp 2026
Menanggapi polemik tersebut, pihak LPDP akhirnya resmi memberikan pernyataan tegas pada Minggu (22/2/2026).
Dalam keterangan resminya, LPDP menyayangkan perilaku DS yang dinilai memicu sensitivitas publik dan tidak mencerminkan nilai-nilai yang ditanamkan kepada setiap awardee.
"Tindakan tersebut tidak mencerminkan nilai integritas, etika, dan profesionalisme yang ditanamkan LPDP kepada seluruh penerima beasiswa," tulis pihak LPDP.
Baca Juga: Nyaris Rampung! Gubernur Sulsel Pastikan Progres Jalan Impa-impa–Anabanua Wajo Capai 95 Persen
Meski DS diketahui telah lulus S2 sejak 31 Agustus 2017 dan secara hukum perikatan masa pengabdiannya telah selesai, LPDP tetap mengimbau agar alumni lebih bijak dalam bersosial media dan mengingat kewajiban kebangsaan untuk mengabdi kepada negeri.
Kontroversi ini berbuntut panjang hingga menyeret suami DS yang berinisial AP.
LPDP mengungkapkan bahwa AP juga merupakan penerima beasiswa, namun status masa pengabdiannya kini tengah dipertanyakan.
Baca Juga: Dekade Bersejarah PHINISI 2016: Siap Gelar Reuni Akbar 'Kita Berlayar Kembali' di Bulukumba
"Yang bersangkutan (AP) diduga belum menyelesaikan kewajiban kontribusinya setelah menamatkan studi," beber LPDP dalam rilis yang sama.
Saat ini, LPDP tengah melakukan langkah-langkah berikut:
Artikel Terkait
Tapanuli Tengah Kembali Berduka: Banjir dan Longsor Bertubi-tubi di Tengah Luka Bencana 2025 yang Belum Pulih
Mahasiswa Indonesia di AS Sambut Hangat Kunjungan Presiden Prabowo: Titip Harapan untuk Hilirisasi Riset dan Perlindungan WNI
Reformasi Asuransi BUMN: 15 Perusahaan Bakal Dirampingkan Menjadi 3 Entitas Raksasa
Heboh Jukir Tanah Abang Patok Parkir Rp100 Ribu, Wagub Rano Karno: Setahun Sekali, Marilah Kita Pahami
Wujudkan Hunian Sehat bagi Jurnalis, Promedia Group dan Alduro Gulirkan Program Ganti Atap Gratis
Duka di Ambang Ramadan: Banjir Lumpur Terjang Pidie Jaya, Warga Terpaksa Lewati Tarawih Pertama di Tengah Genangan
Mahakarya 'Kuda Api' SBY Terjual Rp6,5 Miliar: Dibeli Orang Terkaya ke-2 RI untuk Misi Kemanusiaan
Fenomena Langka 2026: Imlek, Ramadan, dan Prapaskah Berhimpitan, Momentum Harmoni Terbesar Sejak 1863
Nyaris Tragis! Pendaki 16 Tahun yang Hilang di Gunung Ijen Ditemukan Selamat, Terjebak di Tebing Curam
Akses Terputus! Lubang Raksasa di Aceh Tengah Kian Meluas, Jalan Alternatif Kini Ditutup Total