Pembukaan: Simposium Internasional & Pemutaran Film
Rangkaian acara akan dibuka secara resmi dengan Opening & International Symposium yang akan diselenggarakan pada:
- Hari/Tanggal: Senin, 17 November 2025
- Waktu: Pukul 13.00 WITA - Selesai
- Tempat: Auditorium Kalla Institute
Acara pembukaan ini dijadwalkan akan diawali dengan pidato sambutan oleh Walikota Makassar, Munafri Arifuddin (dalam konfirmasi).
Agenda utama simposium adalah Keynote Lecture bertajuk "Creative Arts, Knowledge, Empathy, and Connection", yang akan dibawakan oleh Professor Tom Murray (Founder & Director The Creative Documentary Research Centre, Macquarie University, Australia). Sesi ini akan dipandu oleh Abdul Hakim, S.Pd., M.A. (Chair of Academic Senate Kalla Institute).
Segera setelah simposium, pada pukul 14.00 WITA, akan dilanjutkan dengan Special Screening film "MAREGE: Awaiting Macassan", yang dihadiri langsung oleh sutradaranya, Ahmad Wildan Noumeiru (Sky Project).
Rangkaian Program Disensual Lainnya
Baca Juga: PTDH 2 Guru, Prof Yusril : Gubernur Sulsel Tidak Salah
Selain agenda pembukaan, Makassar Biennale 2025: "REVIVAL" akan menghadirkan beragam program yang melibatkan partisipasi publik dan pegiat seni:
Live Murals: Enam seniman muda Makassar (Dally Mozart dan Manifesto, Kadoker dan Iswan Bintang, Givar dan Makkomikki) akan mengambil alih ruang di Nipah Mall, berkarya secara langsung di lantai yang berbeda.
Performance Art: Seniman performance Asia Ramli Prapanca (beserta beberapa seniman dari luar kota Makassar, termasuk dari Pare-pare,Gowa, dan Jeneponto. Mereka di antaranya: Angga, Lala, Yhugi Prama Saptra, Ariel Ainun Chandra, Jaya, dan Andi Taslim Saputra (Dosen Teater FSD UNM), akan melakukan intervensi ruang publik di beberapa titik strategis di Kota Makassar. Lokasi akan dirahasiakan untuk memberikan elemen kejutan bagi warga kota.
Baca Juga: Intervensi Politik dan Bisnis, Komisi Reformasi Polri Akui Tumpukan Masalah Internal
Forum & Wacana: Akan digelar Forum Kurator yang menghadirkan Aslan Abidin, Andi Faisal, dan Irwan AR. Selain itu, arkeolog Yadi Mulyadi akan membawakan gagasan "Out of Nusantara" yang akan membahas temuan-temuan arkeologis mengejutkan di Sulawesi Selatan.
Kelas & Workshop: Program ini mencakup Kelas Penulisan Kuratorial yang akan dibawakan oleh Arham Rahman (Kurator Galeri Lorong, Yogyakarta) dan Workshop Tata Kelola Arsip Seni bersama Lisistrata Lusandian (mantan direktur IVAA Jogja) – sedang menunggu konfirmasi lanjut.
Artist Talk & Talk About Arts: Berbagai bincang seni akan disajikan dalam format podcast yang dapat diakses secara luas.
Artikel Terkait
Pemkab Bantaeng dan DPD RI Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan
Presiden Prabowo Rehabilitasi Dua ASN Lutra, Gubernur Sulsel: Keadilan Telah Ditegakkan
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Beri Arah Kebijakan Tata Ruang dan Pertanahan kepada Bupati/Wali Kota se-Sulsel
Paripurna DPRD Bulukumba: Bupati Andi Utta Serahkan Ranperda APBD 2026 di Tengah Tantangan Defisit Anggaran
Sinjai Raih Dana Insentif Fiskal Rp5 Miliar dari Kemenkeu Berkat Kinerja Penurunan Stunting
Berkinerja Baik Dalam Pencegahan dan Penurunan angka stunting, Bupati Bantaeng Raih Dana Insentif Rp 6,5 Miliar
Rakorda Pertanahan Sulsel: Wabup Barru Soroti Keterbatasan SDM BPN dan Desak Izin Revisi RTRW
YASPPI Audiensi ke Dinas Kominfo Bulukumba, Bahas Rencana Pemilihan Duta Pelajar Tingkat SMP/SMA 2025