Sulawesinetwork.com - Upah minimum menjadi tolok ukur utama dalam menilai tingkat kesejahteraan pekerja di suatu negara.
Negara-negara dengan standar hidup tinggi umumnya menetapkan upah minimum yang lebih besar, guna menjamin kualitas hidup pekerjanya.
Sementara itu, masih banyak negara di dunia yang memiliki upah minimum rendah, jauh dari layak.
Baca Juga: 30.000 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, Apa Manfaatnya untuk Warga Desa?
Dalam laporan terbaru yang dirilis oleh Velocity Global, platform manajemen tenaga kerja internasional, dipaparkan daftar 10 negara dengan upah minimum tertinggi di dunia tahun 2025.
Negara-negara ini menjadi sorotan karena berhasil menjamin penghasilan layak bagi pekerjanya, meskipun beban biaya hidup juga tinggi.
Daftar 10 Negara dengan Upah Minimum Tertinggi 2025
Baca Juga: Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama 2025: Total 27 Hari! Catat Tanggalnya Sekarang
1. Luksemburg – Hingga Rp52 Juta/Bulan
Luksemburg menduduki posisi puncak dengan upah minimum tertinggi di dunia. Pekerja terampil berusia di atas 18 tahun bisa memperoleh:
US$3.214/bulan (sekitar Rp52.429.018)
Pekerja tidak terampil: US$2.679 (Rp43.701.723)
Usia 17–18 tahun: US$2.143 (Rp34.958.116)
Usia 15–17 tahun: US$2.009 (Rp32.772.214)
Artikel Terkait
Balas Dendam di GBK? Kluivert Tak Remehkan China Meski Garuda Pernah Tumbang di Era STY
Polemik SDN 145 Bontotiro! DPRD Tawarkan Tiga Opsi Solusi, Disdikbud Pilih Jalur Hukum
Pemkab Bulukumba Tuntaskan Pembentukan Koperasi Merah Putih di 136 Desa dan Kelurahan
Penulisan Ulang Sejarah RI: Pemerintah Ganti Istilah 'Orde Lama' demi Kenetralan Perspektif
HIPMI Sulsel Dorong 'Pangan Hutan Kopi' sebagai Motor Ekonomi Hijau di Parepare
Jaga Keamanan dan Kearifan Lokal: Kapolres dan Dandim Bulukumba Rangkul Masyarakat Kajang
Sejarah Baru Pemberantasan Narkoba: Andi Amar Apresiasi Pengungkapan 2 Ton Sabu di Kepri
IFG Pastikan Libur Panjang Aman dengan Layanan Perlindungan Perjalanan Komprehensif
Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama 2025: Total 27 Hari! Catat Tanggalnya Sekarang
30.000 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, Apa Manfaatnya untuk Warga Desa?