Pada umumnya, nisan yang dibangun pada kompleks pemakaman ini menggunakan batu yang disusun berundak, dua sampai empat undak.
Untuk makam yang berukuran kecil, nisannya terbuat dari batu yang dilubangi pada bagian tengah sehingga membentuk segi empat yang memanjang.
Nisan tersebut disebut sebagai jirat monolith atau balok.
Nisan-nisan tersebut memiliki pola motif yang bervariasi, mulai dari motif flora hingga kaligrafi.
Setiap motif memiliki arti.
Salah satunya motif kuda dengan bagian badan berlubang dan manusia yang berada pada lubadang badan kuda dapat diartikan sebagai makna dari kendaraan yang menuju ke alam baka.
Begitulah kilasan sejarah Jeneponto yang dilansir dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat!.(*)
Artikel Terkait
Simak dengan Baik, Ini Nama Peserta PPPK Jeneponto 2023, Jadwal dan Lokasi Seleksi Kompetensi
Jelang Akhir Masa Jabatan, Iksan Iskandar Mutasi Pejabat Eselona II dan III Pemkab Jeneponto, Ini Daftarnya
Bukan Hanya Jeneponto, Empat Kabupaten Ini Ternyata Juga Penghasil Garam di Sulsel
Mutasi Diakhir Masa Jabatan Bupati Jeneponto Hingga Terungkap Penyerahan Uang dari SYL ke Firli Bahuri Populer di November
Cek Namamu Disini, Pemkab Jeneponto Umumkan Hasil Seleksi Kompetensi PPPK 2023
Jeneponto Berada di Posisi Kedua Daerah Termiskin Tertinggi di Sulsel. Bupati Iksan Iskandar: Kemiskinan ini Sebenarnya Dibuat-buat
Angka Termiskin Tertinggi Kedua di Sulsel, Kabupaten Jeneponto Ternyata Dikenal Sebagai Daerah multipotensi: Sentra Garam Terbesar