Sulawesinetwork.com - Tenun Wajo adalah salah satu kerajinan tradisional yang berasal dari Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Di Kabupaten Wajo terdapat beberapa hal unik yang bisa Anda temukan. Salah satunya adalah Danau Tempe, salah satu danau yang terbesar di Sulawesi Selatan.
Danau ini menawarkan pemandangan yang indah, serta memiliki banyak populasi burung, sehingga cocok sebagai tempat wisata.
Baca Juga: Tembakau Tradsional Bulukumba-Sinjai Punya Kualitas Bersaing, Butuh Perhatian Pemerintah
Selain itu, Kabupaten Wajo juga dikenal dengan industri tenunnya, terutama tenun sutera dan tenun ikat, yang menjadi salah satu kerajinan tradisional di daerah ini.
Berbicara tentang tenun Wajo, kita akan membahas mengenai Tenun Sutra Wajo yang terkenal dengan kualitasnya yang tinggi dan keindahan motif yang unik.
Kabupaten Wajo sendiri diwacanakan akan masuk dalam bagian rencana pemekaran provinsi Bugis Timur.
Tenun Sutra Wajo mempunyai ciri khas yang membedakannya dari tenun-tenuan daerah lain di Indonesia. Beberapa ciri khas tersebut meliputi:
Bahan
Tenun Wajo menggunakan benang sutra berkualitas tinggi, yang membuat tenunan menjadi lebih halus, lembut, dan memiliki tekstur yang sangat baik.
Selain itu, tenunan sutra ini memiliki kilau yang alami dan sangat indah.
Motif
Motif pada Tenun Sutra Wajo umumnya berupa motif geometris, hewan (seperti burung, kuda, kepiting), tumbuhan, dan batik.
Artikel Terkait
Asal Nama Kabupaten Wajo Kota Sutera di Sulawesi Selatan yang Terbentuk Dari 'Bayangan'
Berikut Ini Daftar Formasi, Syarat dan Cara Daftar PPPK Kabupaten Wajo 2023
Masuk Wilayah Pemekaran Provinsi Bugis Timur, Kabupaten Wajo Adalah Penghasil Semangka Terbesar di Sulsel
Wajo Jadi Daerah Penghasil Semangka Terbesar di Sulsel, Ternyata Ini Sejarah Buah Identik Bendera Palestina
Bukan Hanya Penghasil Semangka Terbesar di Sulsel, Wajo Juga Punya Potensi Unggulan Ini
Ternyata Bukan Hanya Semangka, Wajo Juga Salah Satu Penghasil Mangga Terbesar di Sulsel
Katagori Danau Terbesar di Sulsel ada di Wajo, Terbentuk Alami dan Fenomena Air yang Pasang Surut