Daftar Berkas untuk Lapor Diri ke LPTK
Mengutip laman resmi PPG Kemenag 2025, berikut dokumen yang harus disertakan:
- Ijazah sesuai linieritas PPG dan transkrip nilai.
- Kartu Tanda Penduduk (KTP).
- Foto terbaru (latar merah; pria mengenakan jas dan dasi hitam; wanita menyesuaikan).
- Dokumen Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), yang mencakup:
- SK Mengajar sebagai guru dalam 6 tahun terakhir.
- Dokumen Perangkat Pembelajaran (RPP/Modul Ajar, Materi Ajar, LKPD, Alat Peraga/Media Pembelajaran, dan Instrumen Penilaian) maksimal 12 semester.
- Sertifikat/Piagam keikutsertaan dalam kegiatan ilmiah dari KKG/MGMP/Forum Sejenis (maksimal 12 semester).
- Surat Keterangan dari Kepala Sekolah/Madrasah terkait keaktifan dalam manajerial pembelajaran.
- Bukti inovasi pembelajaran berupa Modul Pembelajaran, Video Pembelajaran, atau Karya lainnya.
Baca Juga: Ternyata Segini Batas Usia Pensiun PPPK, Jabatan Menentukan!
Jadwal Lengkap Seleksi PPG Daljab Kemenag 2025
- 31 Januari 2025 - Pengumuman calon peserta melalui EMIS/SIMPATIKA/SIAGA
- 1-7 Februari 2025 - Pengunggahan berkas persyaratan
- 1-10 Februari 2025 - Verifikasi & validasi berkas oleh Admin Kanwil
- 11-16 Februari 2025 - Pengolahan data dan plotting calon peserta ke LPTK
- 17 Februari 2025 - Pengumuman hasil seleksi administrasi
- 17-28 Februari 2025 - Lapor Diri ke LPTK
- 1-2 Maret 2025 - Mulai PPG Dalam Jabatan Angkatan I
- 3 Maret - 22 April 2025 - Pelaksanaan Pembelajaran PPG Daljab Kemenag 2025. (*)
Artikel Terkait
Divonis 20 Tahun di Skandal Korupsi PT Timah, Harvey Moeis Masih Belum Menyerah
Heboh Billy Syahputra Bongkar Modus Pencurian Rp1,5 Miliar Tabungan Almarhum Olga
Kapan THR PNS 2025 Cair? Presiden Prabowo Beri Kepastian!
Libur Awal Ramadan dan Lebaran 2025 Kapan Dimulai? Cek Infonya di Sini!
Aksi ‘Indonesia Gelap’ Geruduk Istana Negara di Momen Pelantikan Kepala Daerah, Begini 13 Tuntutan Mahasiswa
4 Tanggapan Istana Soal ‘Indonesia Gelap’: Tepis Pencabutan Beasiswa hingga Imbau Mahasiswa Jangan Serukan Narasi Tak Benar
Menyoal Ramainya Tren #KaburAjaDulu, Istana: Merantau ke Luar Negeri Harus Punya Skill