Sulawesinetwork.com – Kesejahteraan wartawan tidak hanya soal pendapatan, tetapi juga kualitas hunian yang sehat dan nyaman.
Menyadari hal tersebut, Promedia Group menjalin kolaborasi strategis dengan PT Sirkular Karya Indonesia (SKI) melalui peluncuran program 'Ganti Atap Rumah Wartawan'.
Program inovatif ini diperkenalkan dalam forum Jaringan Pemred Promedia (JPP) pada Rabu (18/2/2026) malam.
Inisiatif ini menyasar para jurnalis di jaringan Promedia yang huniannya masih menggunakan material atap yang kurang sehat atau sudah usang, untuk diganti dengan produk unggulan ramah lingkungan, Alduro.
Direktur Utama PT Sirkular Karya Indonesia, Sugiarto Romeli, mengungkapkan bahwa lahirnya atap Alduro bermula dari keprihatinan mendalam terhadap tumpukan sampah plastik di Indonesia yang belum terkelola dengan optimal.
"Misi kami adalah melepaskan ketergantungan terhadap sumber daya alam dengan melakukan ekonomi sirkular. Pengalaman kami di bidang plastik diterjemahkan untuk menyelesaikan masalah sampah ini menjadi produk yang bermanfaat," ujar Sugiarto.
Dalam pemaparannya, Sugiarto membedah keunggulan Alduro dibandingkan material konvensional seperti seng. Salah satu masalah utama seng adalah sifatnya yang menghantarkan panas secara ekstrem dan berisik saat hujan.
Alduro mampu meredam panas hingga 10 persen. Jika suhu luar mencapai 35°C, suhu di dalam rumah tetap terjaga di angka 31-32°C.
Sebaliknya, penggunaan seng justru bisa membuat suhu ruangan melonjak hingga 45°C.
Baca Juga: Gubernur Sulsel dan Bupati Gowa Bahas Rencana Pembangunan Pedestrian di Ruas Strategis Makassar-Gowa
Material Alduro dirancang untuk mengurangi suara bising, memberikan ketenangan ekstra bagi penghuni rumah dibandingkan atap logam.
Berbeda dengan seng yang tipis dan mudah rapuh, Alduro telah lolos uji kekuatan dari Sucofindo.