Sepatu, Tablet hingga Televisi Ikut Diperiksa
Selain motor listrik, penyidik juga menyoroti pengadaan puluhan ribu pasang sepatu, tablet, televisi, serta berbagai perlengkapan lainnya yang diduga tidak memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan operasional program Makan Bergizi Gratis.
Kejagung kini tengah mendalami alur pengadaan, mekanisme penunjukan vendor, hingga potensi kerugian negara yang ditimbulkan dari proyek-proyek tersebut.
Baca Juga: Dukung Keputusan Prabowo, H Patudangi Azis Harap BGN Lebih Efektif dan Profesional
Kerugian Negara Berpotensi Membengkak
Meski belum merilis angka resmi kerugian negara, penyidik menyebut nilai pengadaan yang mencapai triliunan rupiah membuat potensi kerugian dalam kasus ini sangat besar.
Pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat, vendor, serta pihak terkait lainnya masih terus dilakukan guna mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan korupsi tersebut.
Baca Juga: Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Polres Bulukumba Gelar Sosialisasi Korwas PPNS
Kasus ini menjadi sorotan publik karena Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis nasional yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.
Kejagung memastikan proses penyidikan akan terus dikembangkan untuk menelusuri seluruh aliran dana dan dugaan penyimpangan yang terjadi dalam pelaksanaan program tersebut. (*)
Artikel Terkait
Andi Utta Tegaskan SPMB Bulukumba 2026 Harus Objektif, Transparan dan Bebas Gratifikasi
Lansia 90 Tahun Tewas Terjebak Api, Rumah Warga di Tapango Polman Ludes Terbakar
Dukung Keputusan Presiden Prabowo, Syahruni Haris Harap BGN Baru Hadirkan Tata Kelola yang Lebih Efektif
Bupati Bantaeng Lantik Muhammad Tafsir sebagai Pj Sekda Bantaeng, Dorong Tata Kelola Pemerintahan
Bulukumba United U-16 Mantapkan Persiapan Jelang Sentra League Seri Nasional
Soroti Insiden Lift dan Keselamatan Kerja, DPRD Minta RSUD Bulukumba Berbenah
Breaking News: Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung