Hingga laporan terakhir, upaya pencarian dan penyelamatan terus dilakukan oleh tim gabungan Basarnas, TNI AL, dan relawan.
Sebanyak 35 korban telah berhasil ditemukan, dengan rincian 29 orang selamat dan 6 orang dinyatakan meninggal dunia.
Namun, sebagian korban lainnya masih dalam proses pencarian, meninggalkan duka dan pertanyaan besar bagi keluarga yang ditinggalkan.
Investigasi KNKT diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai penyebab tenggelamnya KMP Tunu, serta merumuskan rekomendasi untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.(*)
Artikel Terkait
Untuk Kedua Kalinya, Kapal Pesiar MV Coral Geographer Akan Eksplorasi Wisata Kabupaten Bulukumba
Mudik Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah, Jadwal Kapal Ferry Rute Bulukumba-Selayar Hari ini
Ini Jadwal Kapal Ferry KMP Sangke Palangga Rute Bira-Jampea-Labuan Bajo-Marapokot Bulan Mei
Jadwal Kapal Ferry KMP Bontoharu Rute Bira-Sikeli-Kasipute Edisi Mei 2024 di Rilis ASDP Cabang Selayar
BREAKING NEWS! Kapal Diatap Gedung Pinisi Bulukumba Terbakar, Api Berhasil Dipadamkan Warga Sekitar
Usai Plafon Dirontok Angin, Giliran Kapal Diatap Gedung Pinisi Terbakar: Kurang Safety
Untuk Ketiga Kalinya, Kapal Pesiar Coral Geographer Akan Kembali Datang ke Bulukumba, Berlabuh di Tanah Beru
Tragedi di Pulau Tikus: Kapal Wisata Karam Diterjang Ombak, Tujuh Nyawa Melayang!
Penculikan 12 Aktivis Kemanusiaan di Kapal Bantuan Gaza yang Dibajak Pasukan Militer Israel
Santai tapi Tegas: Jokowi Tanggapi Isu Kapal Tongkang 'JKW Mahakam' dan 'Dewi Iriana'