Tak hanya mengabdikan diri di dunia kesehatan sebagai seorang dokter, Dr. Soetomo memiliki visi yang lebih luas.
Sebagai salah satu pendiri Budi Utomo, ia memainkan peran krusial dalam menumbuhkan kesadaran nasional di kalangan intelektual muda.
Kiprahnya tak berhenti di situ, ia juga aktif dalam gerakan politik melalui Indonesische Studies Club (ISC) hingga mendirikan Partai Indonesia Raya (Parindra) pada tahun 1935, menunjukkan komitmennya pada perubahan sosial dan politik.
Baca Juga: Kabar Gembira dari Jakarta! Menpora dan Gubernur Sulsel Bahas Tuntas Masa Depan Stadion Sudiang
3. Ernest Douwes Dekker (Douwes Dekker): Nasionalis Berdarah Indo yang Lantang Mengkritik
Meskipun memiliki darah Indo-Eropa, Ernest Douwes Dekker memiliki hati dan jiwa yang sepenuhnya berpihak pada perjuangan rakyat Indonesia.
Melalui tulisan-tulisan pedasnya di berbagai surat kabar, ia tanpa gentar mengecam ketidakadilan dan kebijakan diskriminatif yang diterapkan oleh penjajah.
Baca Juga: Nokia N75 Max 5G: Andalkan Konektivitas 5G, Layar Imersif, dan Baterai Jumbo
Keberaniannya ini berujung pada pengasingan ke Belanda, namun semangatnya tak pernah padam.
Bersama Ki Hajar Dewantara dan Dr. Cipto Mangunkusumo, ia menjadi trio revolusioner yang mengguncang kekuasaan kolonial.
4. Dr. Cipto Mangunkusumo: "Dokter Rakyat" yang Vokal Membela Kaum Tertindas
Satu lagi dokter yang memilih jalan perjuangan adalah Dr. Cipto Mangunkusumo.
Baca Juga: Gibran 'Nge-Vlog' Soal QRIS: Nostalgia Kembalian Permen, Kini Tinggal Scan!
Dikenal karena keberaniannya melawan penjajahan, ia turut andil dalam pendirian Indische Partij, sebuah organisasi politik yang lebih radikal dari Budi Utomo.
Meskipun sempat aktif di Budi Utomo, Cipto kemudian memfokuskan diri pada gerakan politik yang lebih tegas dalam menentang kolonialisme.
Artikel Terkait
BRI Liga 1, Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs PSM Makassar, Waspada Kebangkitan The Guardian
Ini Daftar Caleg DPRD Kabupaten Bulukumba Dapil 1-5 dari Partai Kebangkitan Bangsa
Mengenal Pahlawan Perempuan Indonesia, Ada yang Diabadikan Sebagai Nama Jalan Hingga Wartawati Pertama
Pendiri Gerakan Organisasi Wanita dan Bidang Pendidikan Hingga Jadi Sasaran Tangkap Hingga, Berikut Pahlawan Perempuan Asal Sulawesi
Peringati Hari Pahlawan, Polres Bulukumba Gelar Upacara Ziarah Nasional di TMP Taccorong
Prabowo Luncurkan Danantara: Indonesia Bukan Hanya Pengikut, tapi Pelopor Perekonomian Dunia
Gemuruh GBK, Saksi Bisu Kebangkitan Garuda: Ridho-Idzes Siap Redam Agresivitas Bahrain!
Sentuhan Ekonomi Kreatif di Tanah Gowa: Menteri Rifky Kagumi Balla Lompoa, Ziarah Makam Pahlawan!
Angin Segar untuk Pahlawan Pendidikan! 310 Ribu Guru Honorer Terima Bantuan Rp 300 Ribu/Bulan, Cair Juli