Kasus keracunan MBG yang menggemparkan Kota Bogor ini terjadi dalam rentang waktu 6 hingga 9 Mei 2025.
Program MBG di sekolah-sekolah tersebut diketahui pelaksanaannya berada di bawah tanggung jawab SPPG Bina Insani.
Baca Juga: Nokia G310 5G Resmi Hadir di Indonesia: Performa Gahar dan Kamera Canggih di Harga Terjangkau
Dinkes Kota Bogor mencatat setidaknya ada sembilan sekolah yang melaporkan adanya kasus keracunan MBG.
Sekolah-sekolah tersebut meliputi berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga SMA di lingkungan Bosowa Bina Insani (TK, SD, SMP, SMA) serta SDN Kukupu 3, SDN Kedung Waringin, SDN Kedung Jaya 1, SDN Kedung Jaya 2, dan SMP Bina Graha.
Insiden keracunan massal ini tentu menimbulkan kekhawatiran dan pertanyaan besar terkait standar keamanan dan kualitas makanan dalam program MBG.
Pihak berwenang diharapkan segera mengambil tindakan tegas dan melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang kembali, serta memastikan kesehatan dan keselamatan para siswa sebagai penerima manfaat program ini.(*)
Artikel Terkait
Menteri PPN Sebut Makan Bergizi Gratis Lebih Mendesak Daripada Lapangan Pekerjaan
Makan Bergizi Gratis Indonesia Jadi Sorotan Dunia, Pemimpin Negara Lain Sampai Ingin Belajar!
Makan Bergizi Gratis Indonesia Bikin Pemimpin Dunia Penasaran, Tapi di Dalam Negeri...
JK Tegas: Makan Bergizi Gratis Bukan 'Tameng' Hadapi Gempuran Tarif Trump
Kisah Haru Peternak Sumedang di Balik Makan Bergizi Gratis: Bangga Susu Kami Cerdaskan Anak Bangsa!
Kisah Peternak Sapi Terlibat Makan Bergizi Gratis: Bangga, Susu Pasti Terserap
Prabowo Sindir Pedas Profesor 'Nyinyir' Program Makan Bergizi, Suruh Belajar ke Ustaz Adi Hidayat
Makan Bergizi Gratis Gebrak Anggaran! Rp2,3 Triliun Dikucurkan, 3,26 Juta Rakyat Indonesia Sudah Kenyang
Makan Bergizi Gratis Diterpa Isu Keracunan, Prabowo Tegas: Zero Penyimpangan!
Bill Gates Kagum dengan Program Makan Bergizi Gratis Prabowo, Soroti Pentingnya Gizi untuk Ibu Hamil dan Balita!