Rini menjelaskan bahwa Kementerian PANRB belum dapat memastikan jumlah kebutuhan tambahan pegawai di masing-masing K/L.
Setiap K/L baru perlu melakukan pemetaan jabatan dan jumlah pegawai yang dibutuhkan. Setelah itu, Kementerian PANRB akan menghitung ulang dan membuka seleksi CPNS sesuai kebutuhan.
Saat ini, Kementerian PANRB masih fokus pada penataan kepegawaian dan belum membahas rencana seleksi CPNS untuk kementerian baru dengan Presiden Prabowo.
"Jadi saya belum membicarakan ini dengan bapak Presiden karena saya baru ditugaskan untuk melakukan penataan terlebih dahulu, karena kan pengisian orang-orangnya terlebih dahulu," tutur Rini.
Dengan demikian, para calon pelamar CPNS 2025 diharapkan untuk terus memantau informasi resmi dari Kementerian PANRB dan menunggu arahan lebih lanjut dari Presiden.
Artikel Terkait
Perang Dagang Memanas! China dan AS Duduk Meja Perundingan di Jenewa, Ada Apa?
Fatmawati Rusdi Pimpin Rakor TPPS Se-Sulsel, Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Tekan Stunting
Nokia N75 Max 5G: Kamera 200MP dan Baterai Jumbo 7100mAh, Siap Taklukkan Pasar Flagship
Kabar Baik untuk Desa! Wamendagri Ungkap Jurus Kopdes Merah Putih agar Bantuan Pemerintah Tepat Sasaran
Mendes Jadi 'Bapak BPD Indonesia', Apresiasi Satgas Pengawas Kopdes Merah Putih
Nokia N75 Max 5G: Sang 'Monster' Flagship dengan Kamera 200MP dan Baterai Badak, Layakkah di 2025?
Kopdes Merah Putih: Dibangun dengan Prinsip Kehati-hatian, Bukan Sekadar Bantuan Gratis