Bima Arya menunjukkan keyakinannya bahwa Kopdes Merah Putih di Desa Margorejo akan berkembang pesat, terutama karena desa ini telah memiliki beberapa unit usaha potensial yang dikelola dengan baik.
"Tadi ditunjukkan Pak Kepala Desa bahwa di sini ada prospek unit usaha yang tidak saja satu, tetapi ada penggilingan gabah. Ada kemudian nanti peternakan sapi dan kambing, yang kalau diberikan modal insyaallah akan berkembang lagi," tambahnya dengan optimisme.
Modal Mengalir Deras! Pemerintah Gandeng Perbankan Kuatkan Kopdes Merah Putih:
Untuk mendukung penuh pembentukan Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia, Wamendagri Bima Arya mengungkapkan bahwa pemerintah tengah bekerja sama erat dengan sektor perbankan untuk menyusun skema penambahan modal yang signifikan.
Modal ini nantinya akan menjadi amunisi penting untuk memenuhi kebutuhan operasional Kopdes Merah Putih di setiap desa.
Baca Juga: Perang Dagang Memanas! China dan AS Duduk Meja Perundingan di Jenewa, Ada Apa?
"Intinya kopdes ini nanti dasar hukumnya jelas. Nanti ada landasannya untuk pembentukannya dan nanti akan ada modal yang dikucurkan,” pungkasnya, memberikan harapan cerah bagi masa depan koperasi desa sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan.
Dengan dukungan kuat dari pemerintah pusat dan sinergi dengan perbankan, Kopdes Merah Putih diharapkan akan menjadi motor penggerak kemajuan desa-desa di seluruh Indonesia, termasuk di Sulawesi Selatan tercinta. (*)
Artikel Terkait
Bill Gates Kucurkan Rp2,6 Triliun untuk Indonesia, Prabowo Sambut Hangat di Istana Merdeka!
Kabar Gembira! Bill Gates Pilih Indonesia Jadi Lokasi Uji Coba Vaksin TBC yang sedang Dikembangkannya
Bill Gates Kagum dengan Program Makan Bergizi Gratis Prabowo, Soroti Pentingnya Gizi untuk Ibu Hamil dan Balita!
Ketegangan Meningkat Imbas Tarif Resiprokal, China dan AS Bakal Berunding di Jenewa
Viral Video Pelajar Dikeroyok di Bulukumba, Lima Terduga Pelaku Diamankan Polisi
Korwil Sahabat Andalan Luwu Raya Dampingi Gubernur Sulsel Dalam Kunjungan Ke Palopo
Skandal Satelit Kemhan Terkuak: Negara Merugi Ratusan Miliar Akibat Pengadaan Janggal!
TERUNGKAP! Skandal Satelit Kemhan Seret Purnawirawan TNI hingga CEO Asing Jadi Tersangka!