Mereka khawatir, pelibatan TNI akan memperpanjang masalah "dwifungsi" TNI, yang selama ini menjadi momok bagi demokrasi Indonesia.
"Ini bukan solusi, tapi justru ancaman bagi demokrasi. Ini adalah upaya halus mengembalikan TNI ke ranah politik dan bisnis," tegas perwakilan YLBHI.
Baca Juga: Honor Pad X8a: Tablet Murah dengan Fitur Premium, Cocok untuk Hiburan dan Produktivitas
Di tengah perdebatan sengit ini, rapat pembahasan revisi UU TNI di Hotel Fairmont menjadi sasaran aksi penggerebekan oleh Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan.
Mereka menilai, rapat tertutup di hotel mewah ini sebagai bentuk arogansi dan ketidakpedulian pemerintah.
"Kami menuntut transparansi! Ini bukan soal tempatnya saja, tapi soal substansi revisinya juga," teriak seorang demonstran.
Baca Juga: Mensos Gus Ipul Ungkap Progres Sekolah Rakyat: Pakai Guru ASN, Berasrama Gratis
Aksi ini menjadi simbol kekhawatiran publik terhadap arah revisi UU TNI.
Mereka berharap, suara mereka didengar dan pemerintah segera berbenah.(*)
Artikel Terkait
HUT TNI ke-79, TNI Dituntut Kedepankan Kepentingan Rakyat
HUT TNI ke 79, Pjs Bupati Bulukumba Serahkan Tumpeng kepada Dandim 1411
Prabowo Ungkap Ratusan Prajurit TNI Ikut Serta di Parade HUT ke-76 India: Tempat Kehormatan untuk Indonesia
Prabowo Beri Pengarahan ke 1.004 Komandan Satuan TNI: Negara yang Sejahtera Harus Bisa Lindungi Diri
Momen Prabowo Disambut Mars TNI saat Beri Pengarahan di Istana Bogor
Kilas Balik Deddy Corbuzier yang Kini Jadi Stafsus Menhan RI, Ada Cerita di Balik Pangkat Letkol Tituler TNI AD yang Pernah Diraih sang Influencer
Kepala Desa Wajib Laksanakan, Ada MoU Terbaru Kemendes dengan TNI-BGN
Update Skandal Impor Gula Tom Lembong: Jaksa Ungkap Adanya Kerja Sama Koperasi TNI-Polri dengan 8 Perusahaan Gula Rafinasi
Tom Lembong Didakwa Rugikan Negara Rp578 Miliar, Jaksa Soroti Penunjukan Koperasi TNI-Polri dalam Impor Gula
Prabowo: THR ASN, PPPK, TNI-Polri, Hakim, Pensiunan Cair 17 Maret!