“Contohnya susu, telur rebus, kue kering fortifikasi, buah, dan lainnya,” kata Dadan.
Ia juga menyebutkan menu seperti kolak atau bubur kacang hijau dan memastikan jika komposisi gizinya akan tetap sama seperti hari-hari sebelumnya.
Baca Juga: Desain Premium, Harga Terjangkau: Moto G45 5G Siap Jadi Rebutan!
“Mungkin sesekali ada bubur kacang hijau atau kolak, intinya yang jelas sumber komposisi gizinya tetap di mana ada protein, karbohidrat, dan serat,” jelasnya.
Pengemasan Ramah Lingkungan
Mengenai penyajiannya, Dadan juga menjelaskan tentang pengemasan MBG yang ramah lingkungan.
Baca Juga: Tegas! Guru Madrasah dan PAI Wajib Ikut Pendidikan Profesi, Ini Aturan Ketat dan Batas Waktunya!
Misalnya dengan menggunakan kantong yang harus dikembalikan lagi ke sekolah untuk mendapatkan MBG keesokan harinya.
“Kantong tersebut harus dikembalikan keesokan harinya untuk ditukar dengan yang baru berisi makanan,” kata Dadan.
“Ini tidak hanya mengurangi sampah, tapi juga melatih kedisiplinan siswa,” terangnya.
Baca Juga: Nokia T21: Tablet Tangguh dengan Layar 2K, Baterai Tahan Lama dan Harga Terjangkau?
Akan Dilakukan Evaluasi Pelaksanaan MBG Saat Ramadhan
Dadan juga mengungkapkan jika akan ada evaluasi yang akan dilakukan saat pelaksanaan MBG.
Terutama di daerah mayoritas non muslim, apakah akan perlu penyesuaian atau tidak.
Ia mengaku ada usulan yang masuk untuk melaksanakan MBG seperti biasanya.
Artikel Terkait
Nokia UltraView Dilengkapi Fitur AI Canggih? Bantu Fotografi dan Produktivitas Sehari-hari!
Tepis Isu Danantara Kebal Hukum, Rosan Roeslani Persilakan KPK dan BPK untuk Mengaudit Jika Bermasalah
Prabowo Luncurkan Danantara: Indonesia Bukan Hanya Pengikut, tapi Pelopor Perekonomian Dunia
Sat Narkoba Polres Bulukumba Tangkap Pelaku Residivis Kasus Narkoba
Nokia Moonwalker: Kamera 108MP dengan Sensor Zeiss, Layar AMOLED 120Hz, dan Baterai 7000mAh Siap Guncang Pasar?
Penerapan FWA bagi ASN Saat Libur Lebaran 2025, Ini Kata MenPAN-RB
3 Peserta Retret Kepala Daerah Dibawa ke RSU Tidar, Ada yang Pulang karena Anak Sakit