Sulawesinetwork.com - Badan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG menjadi salah satu instansi pemerintah yang masuk dalam daftar pemotongan anggaran.
Pemotongan anggaran yang harus diterima oleh BMKG adalah sebesar Rp1,423 Triliun.
Angka tersebut setengahnya atau 50,35 persen dari anggaran semula yang dijatah untuk BMKG yakni Rp2,826 Triliun.
Pemotongan anggaran BMKG ini akan memberikan dampak pada Alat Operasional Utama atau Aloptama.
Pasalnya, pemeliharaan untuk alat-alat tersebut akan mengalami penurunan hingga 71 persen.
Pengurangan anggaran bisa mempengaruhi penyaluran informasi
Baca Juga: Prabowo Tak Khawatir Pihak-pihak yang Kontra Anggaran Dihemat: Uang itu untuk Rakyat!
Dengan dana perawatan untuk alat milik BMKG sampai 71 persen itu, dikhawatirkan akan memberi pengaruh pada akses informasi.
Misalnya observasi dan kemampuan mendeteksi cuaca, iklim, kualitas udara, gempa bumi, dan tsunami akan menurun.
Setidaknya ada sekitar 600 alat sensor yang memantau gempa bumi dan tsunami di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Prabowo Terkesan dengan Sambutan di Kongres Muslimat NU
Alat yang dimiliki oleh BMKG itu sebagian besar sudah melampaui batas kelayakan, jadi memerlukan perawatan lebih.
Untuk kecepatan informasi peringatan dini juga akan terganggu, seperti yang diungkapkan oleh Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama BMKG, Muslihhuddin pada Senin, 10 Februari 2025.
Artikel Terkait
Peringatan Dini BMKG: Cuaca Ekstrem Hujan Lebat Untuk 32 Wilayah Indonesia, Rabu 23 November 2022
Peringatan Dini BMKG: Cuaca Ekstrem 23 Daerah Berpotensi Dilanda Banjir Rabu 23 November 2022
Peringatan Dini BMKG: Cuaca Ekstrem Hujan Lebat Untuk 20 Wilayah Indonesia, Kamis 24 November 2022
Peringatan Dini BMKG: Cuaca Ekstrem 21 Daerah yang Berpotensi Dilanda Banjir Kamis 24 November 2022
Peringatan Dini BMKG: 31 Daerah di Indonesia Akan Dilanda Cuaca Ekstrem Mulai 22 Hingga 24 November 2022
BMKG: Sejumlah Daerah di Sulsel Berpotensi Hujan, Mulai 6 Juni Hingga 12 Juni, Cek Sekarang
Fenomena El Nino di Sulsel Diduga Akan Berkepanjangan. BMKG Perkirakan Dampaknya Hingga Tahun 2024 Mendatang
BMKG Berikan Aplikasi Hidrometeorologi ke Pemerintah Kabupaten Bulukumba
BMKG Temukan 3 Bibit Siklon Tropis, Ajak Masyarakat Waspada dengan Cuaca Ekstrem, Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang
Warning dari BMKG, Begini Tanda-tanda Awal Banjir Bandang dan Tanah Longsor, Antisipasi Potensi Bencana yang Memakan Korban