3. Mempengaruhi fungsi otak
Tidur sangat diperlukan untuk fungsi otak. Secara khusus, ini memungkinkan neuron atau sel saraf kamu untuk mengatur ulang.
Saat kamu tidur, sistem glymphatic atau pembersihan limbah pada otak, memberikan sinyal dari sistem saraf pusat untuk melakukan pembersihan.
Ini menghilangkan racun-racun di otak yang menumpuk sepanjang hari. Hal ini memungkinkan kamu untuk beraktivitas dengan baik setelah bangun.
Penelitian menunjukkan bahwa tidur mempengaruhi fungsi memori dengan mengubah ingatan jangka pendek menjadi ingatan jangka panjang.
Serta menghapus atau melupakan informasi yang tidak dibutuhkan, agar tidak mengacaukan sistem saraf.
Tidur yang cukup mempengaruhi banyak aspek fungsi otak, seperti:
- Belajar
- Keterampilan
- Ingatan
- Memecahkan masalah
- Kreativitas
- Pengambilan keputusan
- Konsentrasi dan fokus
4. Kesejahteraan emosional
Tidur juga diperlukan untuk kesehatan emosional. Selama tidur, aktivitas otak meningkat di area yang mengatur emosi, sehingga mendukung fungsi otak yang sehat dan stabilitas emosi.
Bagaimana tidur dapat membantu dalam mengatur emosi ini terjadi pada amigdala kita. Saat kamu cukup tidur, amigdala dapat merespons dengan cara yang lebih adaptif. Tetapi jika kamu kurang tidur, amigdala cenderung bereaksi berlebihan.
Penelitian menunjukkan bahwa tidur dan kesehatan mental saling berkaitan. Di satu sisi, gangguan tidur dapat mempengaruhi perkembangan kesehatan mental, tetapi di sisi lain, masalah kesehatan mental juga dapat mempengaruhi gangguan tidur.
5. Kesehatan jantung
Sementara penyebab pastinya tidak jelas, para ilmuwan berpikir bahwa tidur mendukung kesehatan jantung. Ini berasal dari hubungan antara penyakit jantung dan kurang tidur.
Rata-rata orang dewasa membutuhkan 7 jam tidur malam. Jika kamu sering kurang tidur dari 7 jam, dapat menyebabkan masalah kesehatan. Banyak di antaranya dapat merusak kesehatan jantungmu.