Sejak memimpin Kabupaten Bulukumba pada periode pertama, Andi Utta menjadikan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan melalui pengembangan tanaman produktif.
“Kita menanam pohon produktif karena manfaatnya ganda. Lingkungannya menjadi hijau, sementara masyarakat juga memperoleh nilai ekonomi dari hasil tanaman tersebut,” katanya.
Ia menekankan bahwa Kecamatan Kindang sebagai wilayah hulu memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan di Kabupaten Bulukumba. Oleh karena itu, kawasan hutan dan tutupan lahannya harus tetap dijaga untuk mempertahankan daya serap air.
“Jika pohon-pohon di Kindang habis dibabat, maka kita hanya menunggu waktu terjadinya bencana banjir bandang dan tanah longsor. Kita patut bersyukur karena hutan di Kindang masih relatif terjaga. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melawan praktik pembalakan liar,” tegasnya.
Lebih lanjut, Andi Utta menyampaikan bahwa sektor pertanian dan ketahanan pangan akan menjadi sektor yang semakin menjanjikan di masa depan. Ia mencontohkan sejumlah investor dunia yang mulai melirik sektor pertanian sebagai bidang investasi strategis.
Menurutnya, Bulukumba memiliki keunggulan berupa lahan yang subur sehingga harus dimanfaatkan secara optimal.
Baca Juga: Sony Sonjaya Ajukan Diri Sebagai Justice Collaborator, Bakal Bongkar Sosok dalam Korupsi MBG
“Kita tidak perlu melakukan banyak modifikasi karena tanah kita sudah subur. Yang terpenting adalah jangan malas. Lahan harus produktif dan jangan dibiarkan terbengkalai. Pertanian memiliki prospek yang sangat baik untuk masa depan,” pungkasnya.
Untuk diketahui tema peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026 ini adalah : Saatnya Bekerja Untuk Iklim.(*)