info-sulawesi

PLN Tegaskan tidak Terlibat Pemadaman Listrik di RSUD, Genset Rp5 Miliar Jadi Sorotan

Senin, 27 April 2026 | 15:10 WIB
Suasana RDP Komisi II DPRD Bulukumba bersama RSUD Bulukumba dan ULP PLN Panrita Lopi.

Sulawesinetwork.com - ULP PLN Panrita Lopi Bulukumba menegaskan tidak ikut terlibat atas kejadian pemadaman listrik yang terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Sultan Daeng Radja, Kamis, 23 April 2026 lalu.

Hal itu diungkapkan pihak PLN saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, Senin, 27 April 2026 bersama pihak RSUD Andi Sultan Daeng Radja.

"Di tanggal tersebut tidak ada gangguan ataupun pemeliharaan. Berkaitan rumah sakit dihari yang sama juga tidak ada pemberitahuan dari RUSD," tegas Kepala ULP PLN Panrita Lopi Bulukumba, Zulham Arifin.

Baca Juga: Gubernur Sulsel Groundbreaking Jalan Sabbang-Tallang-Sae, Akses Menuju Seko Terus Dikebut

Zulham menerangkan bahwa aliran listrik yang tersuplai ke RSUD berasal dari dua arus yakni Induk Listrik Bintarore dan Induk Listrik Matekko.

"Kami pastikan aliran tetap tersuplai tanpa ada pemadaman dihari tersebut. Karena batas kami hanya sampai di kilometer sesuai dengan UU 30 tahun 2019," terangnya.

Baca Juga: Melalui Staf Khusus, Gubernur Sulsel beri bantuan Korban Kebakaran di Bulukumba

Sementara Wakil Ketua DPRD Bulukumba Fahidin HDK menyoroti keberadaan genset yang ada di RSUD. Dimana dihari tersebut tidak dapat berfungsi dengan baik sebagaimana mestinya.

"Itukan ada genset yang idealnya berfungsi saat lampu padam. Padahal harganya Rp5 Miliar tapi tidak bisa berfungsi," ungkapnya.

Fahidin mengungkapkan bahwa setelah mendengar penjelasan dari pihak PLN. Pemutusan yang terjadi dilakukan sendiri oleh pihak RSUD tanpa koordinasi dengan pihak PLN.

Baca Juga: Posisi Manajer Koperasi Merah Putih Jadi Rebutan, Ini Perkiraan Gaji dan Syaratnya

"PLN mengerti sistem di rumah sakit, tapi yang terjadi internal RS sendiri melakukan pemadaman. RS harusnya pecat ini pihak yang menangani soal listrik," tegasnya.

Di RDP tersebut juga terungkap bahwa pemadaman yang dilakukan pihak RSUD tanpa melakukan koordinasi untuk memastikan apakah ada pasien yang tengah mendapat penanganan termasuk di ruang operasi. (*)

Tags

Terkini