info-sulawesi

Mitigasi Dampak Kekeringan, Bupati Andi Utta Ikuti Rakor Kementan

Senin, 20 April 2026 | 17:42 WIB
Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf dampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat memberikan keterangan pers.

Sulawesinetwork.com - Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, bersama beberapa kepala daerah dari Sulawesi Selatan menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Mitigasi Kekeringan Lahan Pertanian yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian, di Kantor Pusat Kementerian Pertanian RI, Jakarta Selatan, Senin 20 April 2026.

Kehadiran Andi Utta sapaan akrab Bupati dalam forum nasional ini sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam menyelaraskan langkah dan kebijakan daerah dengan strategi nasional menghadapi potensi kekeringan ekstrem tahun 2026, sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan.

Baca Juga: SLBN 1 Bulukumba Borong Prestasi, Raih Juara Umum dan Amankan Piala Tetap 02SN

Rakornas dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang menyoroti prediksi kondisi iklim tahun 2026 yang menunjukkan kecenderungan musim kemarau lebih panjang dengan curah hujan di bawah normal di sebagian besar wilayah Indonesia. 

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kekeringan yang dapat berdampak pada sektor pertanian.

Dalam rangka mengantisipasi dampak tersebut, pemerintah pusat telah menyiapkan berbagai langkah strategis, di antaranya, optimalisasi pengelolaan air irigasi, percepatan tanam, pemanfaatan varietas tahan kekeringan, serta penguatan sarana dan prasarana pertanian melalui pompanisasi dan pembangunan infrastruktur air.

Baca Juga: HKN Sinjai 2026: Sekda Tekankan Satu Data, Satu Riset, dan Satu Inovasi di Tengah Tekanan Fiskal

Menindaklanjuti hasil rakornas, Pemerintah Kabupaten Bulukumba segera berupaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau melalui penguatan koordinasi lintas sektor, pemetaan wilayah rawan kekeringan, serta optimalisasi jaringan irigasi dan sumber daya air yang ada.

Selain itu, langkah pendampingan kepada petani juga akan diperkuat, khususnya dalam penyesuaian pola tanam sesuai kondisi iklim serta pemanfaatan teknologi pertanian yang adaptif terhadap kekeringan.

Baca Juga: Pengaspalan Dikebut Malam Hari, Pemprov Sulsel Targetkan Keluhan Debu Warga Teratasi

Rakornas ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, guna menjaga stabilitas produksi pangan nasional.

Dengan keikutsertaan dalam rakornas tersebut, Pemerintah Kabupaten Bulukumba diharapkan semakin siap dalam menghadapi musim kemarau 2026 serta mampu menjaga produktivitas sektor pertanian secara berkelanjutan.

Turut hadir mendampingi Bupati Bulukumba, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Andi Trismiati dan Kepala Dinas Perikanan, Thaiyeb Maningkasi.(*)

Tags

Terkini