Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Muhammad Rosyadi, mengatakan percepatan pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dokumentasi lapangan juga menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kondisi sebelum dan sesudah pengerjaan.
“Pada sejumlah ruas, jalan yang sebelumnya berlubang dan rusak kini telah diaspal mulus, sehingga meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.
Baca Juga: Hari Jadi ke-66 Pinrang, Gubernur Sulsel Dorong Sinergi untuk Pertumbuhan dan Kesejahteraan
Dokumentasi lapangan pun memperlihatkan kontras yang cukup jelas antara kondisi sebelum dan sesudah pengerjaan.
Program MYP ini menjadi bagian dari strategi Pemprov Sulsel dalam mendukung konektivitas wilayah serta penguatan jalur distribusi logistik di kawasan timur Indonesia. Sejumlah ruas juga ditargetkan rampung secara bertahap hingga akhir 2026. (*)