Sulawesinetwork.com - Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menaruh perhatian penuh terhadap program ketahanan pangan. Sebab itu, ia meminta semua elemen masyarakat untuk mendukung program tersebut.
"Program ketahanan pangan masih prioritas," ungkap Andi Muchtar Ali Yusuf pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Kindang di Desa Kindang, Kecamatan Kindang, Selasa 24 Februari 2026.
"Ketahanan pangan terbukti paling ampuh menjaga inflasi Bulukumba, bahkan pernah terbaik kedua nasional. Nah program ini harus kita maksimalkan lagi ke depan," sambungnya.
Baca Juga: Polres Bulukumba Bagi Takjil Gratis di Bundaran Pinisi, Kapolres Borong Dagangan Pedagang Kecil
Musrenbang Kindang merupakan pelaksanaan Musrenbang kedua tingkat kecamatan setelah Kecamatan Gantarang, pada Senin 23 Februari 2026. Musrenbang dirangkaikan dengan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba.
Bupati yang akrab disapa Andi Utta menguraikan ruas jalan Bontomanai-Kindang yang puluhan tahun rusak parah, kini mulai dikerjakan. Infrastruktur jalan yang memadai ke depan, diharapkan bisa mempercepat akses perputaran ekonomi masyarakat.
Bagi Andi Utta, ekonomi adalah variabel utama dalam kemajuan peradaban. Beberapa instruktur fisik yang kini menjadi ikon Bulukumba, harus ditopang dengan stabilitas ekonomi masyarakat.
Baca Juga: Berhasil Tingkatkan Kebersihan Daerah, Bantaeng Raih Sertifikat Adipura
"Kindang adalah jantungnya Bulukumba. Saudaraku semua, mari memaksimalkan lahan pertanian. Tolong jaga tanaman dengan serapan air yang tinggi. Ini tanggung jawab kita bersama," kata Andi Utta.
Ia berpandangan, efiesiensi anggaran atas kebijakan pemerintah pusat saat ini mengharuskan setiap daerah untuk berinovasi. Dengan demikian, maka program yang dijalankan harus by-kajian.
"Pemerintah daerah dituntut untuk terus berinovasi. Kita pun harus sabar tapi tetap optimis. Kita akan kerjakan tuntutan-tuntutan yang prioritas," ujar Andi Utta.
Baca Juga: Layani Penukaran Uang Rupiah, Pertama Kalinya Serambi Sultan Lontara Hadir di Bulukumba
Lebih jauh, Andi Utta menyerukan pentingnya pembaharuan pola pikir masyarakat. Jika selama ini banyak lahan yang kurang produktif, maka ke depan masyarakat harus menggarap dan memaksimalkan lahan tersebut. Salah satunya memaksimalkan lahan dengan tanaman produktif yang nilai jualnya tinggi atau bisa diekspor.
"Orang yang gagal bukan karena tidak pintar, tapi pola pikir yang salah dan tidak mau berubah. Ayo ubah mindset untuk lebih produktif. Saya akan terus mengedukasi masyarakat untuk lebih produktif. Coba cari benang merahnya apa yang harus dilakukan," jelasnya.
Artikel Terkait
Musrenbang dan Safari Ramadan Bulukumba 2026 Dimulai di Gantarang, Fokus Ketahanan Pangan
Ricuh di Mapolda DIY: Massa Gelar Salat Gaib dan Jebol Pagar, Polisi Bantah Gunakan Gas Air Mata
Kisah Haru Reza, Bocah Aceh Utara Bertahan Hidup di Pohon Kelapa Saat Banjir Bandang: Sehari Semalam Tanpa Makan
Penyidikan Dihentikan! Kejati Jatim Lepas Guru Honorer Probolinggo yang Jadi Tersangka Akibat Gaji 'Dobel'
Kreativitas Tanpa Batas! Kakek di Malang Rakit 'Robot' Pengaduk Nasi Goreng Usai Alami Patah Tulang, Warganet Salut
Kemang Memanas! Warga Protes Lapangan Padel Bising Hingga Jam 2 Pagi, Manajemen Diminta Pasang Peredam Suara
Sumsel Berduka: Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun, Ini Perjalanan Karier Sang Tokoh Pembangunan
Geger! Kapal Feri Fatimah 2 Karam di Sungai Mahakam, Truk Ayam dan Mobil Sembako Ikut Tenggelam