"Pertama kalinya digelar di Bulukumba, dan ternyata kegiatan perdana yang digelar di pelataran Gedung Ammatoa," kata Ricky disambut tepuk tangan dari audiens.
Meski kegiatannya adalah penukaran uang tunai, namun sistemnya, tambah Ricky sudah terdigitalisasi melalui pendaftaran online pada aplikasi digital, sehingga lebih tertib dan mencegah terjadinya chaos.
"Penukarannya pun juga bisa menggunakan QRIS, sehingga tidak perlu lagi tarik uang tunai di ATM untuk ditukarkan dengan pecahan yang lebih kecil," imbuhnya.
Kegiatan Serambi Sultan Lontara 2026 ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas sistem keuangan daerah serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi selama bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.(*)