“Bapak Presiden selalu menekankan pentingnya ketahanan pangan daerah sebagai penopang nasional. Survei dari BPS bahwa waktu kita ubinan (sawah) tahun 2022, pengujian kenaikannya sampai 8 ton menjadi 13 ton. Sekitar 20 persen,” ungkapnya.
Baca Juga: PTDH 2 Guru, Prof Yusril : Gubernur Sulsel Tidak Salah
Peluncuran Program Mandiri Benih Andalan ini dihadiri jajaran Forkopimda Sulsel, para kepala daerah se-Sulsel, ketua kelompok tani, penyuluh pertanian, pengawas benih tanaman, pengendali organisme pengganggu tanaman serta petani penerima manfaat.(*)
Artikel Terkait
Prabowo Tegaskan Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan dan Pemberdayaan
Sinjai Raih Dana Insentif Fiskal Rp5 Miliar dari Kemenkeu Berkat Kinerja Penurunan Stunting
Berkinerja Baik Dalam Pencegahan dan Penurunan angka stunting, Bupati Bantaeng Raih Dana Insentif Rp 6,5 Miliar
Rakorda Pertanahan Sulsel: Wabup Barru Soroti Keterbatasan SDM BPN dan Desak Izin Revisi RTRW
YASPPI Audiensi ke Dinas Kominfo Bulukumba, Bahas Rencana Pemilihan Duta Pelajar Tingkat SMP/SMA 2025
Humas IKP Barru Kembali Raih Peringkat Pertama Nasional Amplifikasi AKP Oktober 2025
Intervensi Politik dan Bisnis, Komisi Reformasi Polri Akui Tumpukan Masalah Internal