Dalam RPJMD telah memuat kajian teknokratif, partisipatif, dan politik yang merupakan muatan dari Naskah Akademik," terang Muhammad Sadar.
Mengingat keterbatasan waktu dan prosedur yang sudah berjalan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengambil inisiatif untuk menyusun naskah akademik.
Baca Juga: Tak Hanya Ahmad Dhani, Al Ghazali Turut Geram Putrinya Mulan Jameela Diduga Dibully di Medsos
"Meskipun jumlah halaman tidak beratus-ratus halaman, tetapi muatan RPJMD ini sudah cukup menggambarkan persoalan riil Sulsel," tambahnya.
Muhammad Sadar juga menekankan pentingnya Pansus untuk mencermati lebih dalam substansi RPJMD agar benar-benar menyasar akar persoalan yang dihadapi masyarakat Sulsel.
Menutup pernyataannya, Muhammad Sadar berharap agar RPJMD 2025–2029 tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi benar-benar menjadi peta jalan pembangunan Sulsel ke depan.
"Tujuan dari RPJMD harus mendekati penyelesaian masalah dan fleksibel terhadap kebijakan pusat. Kita semua ingin melihat Sulsel lebih maju dan rakyat merasakan manfaatnya langsung," pungkasnya.(*)
Artikel Terkait
BREAKING NEWS: Terlibat Kasus Dugaan Korupsi di Kalteng, Politisi Nasdem Diciduk di Bandara Soekarno Hatta
Politisi Nasdem Ujang Iskandar Diciduk, Sahroni Mengaku Kaget
22 Paslon Usungan NasDem di Sulsel, Gowa dan Bulukumba Belum Ditetapkan
Partai NasDem Final Dukung Pasangan JMS-TSY, Usung Tema Perubahan di Pilkada Bulukumba 2024
PPP Usung Andi Utta-Edy Manaf, Hanura dan Nasdem Pilih JMS-TSY di Pilkada Bulukumba 2024
Pilkada Bulukumba 2024! Nasdem Usung JMS-TSY, Arum Spink Instruksikan 7 Poin Penting
NasDem Siapkan 15 Ribu Relawan Untuk Menangkan JADIMI di Pilkada Bulukumba 2024
Pengesahan AKD DPRD Selayar Dipertanyakan, NasDem dan PKS Minta Klarifikasi Aturan
Nasdem Pasang Badan Dukung Andi Sudirman! Soroti Tambang Emas Luwu: Jangan Sampai Jadi 'Freeport Kedua'
Fraksi Nasdem Apresiasi Komitmen Kepala OPD Siap Mundur Jika Tak Capai Target: Jangan Pakai Pola Lama