“Itu bukan bentuk dukungan. Saya paham saya ASN, cuma pada saat itu ada simpatisan yang pada saat itu mau mengurus Pajak dan naik ke atas,” ujar Yarham.
Kemudian, kata Yarham, para simpatisan itu berniat membagi-bagikan kartu foto paslon tersebut di kantor Dinas Pendapatan Daerah Pemprov Sulsel Wilayah Makassar atau Samsat Makassar I.
“Ternyata pada saat itu dia bawa sesuatu, dia rencana bagi-bagi ke bawah, tetapi saya larang. Kau gak boleh bawa, kau gak boleh bagi di bawah. Itu kan pelayanan, ini fasilitas publik apalagi ini milik pemerintah,” beber dia.
Baca Juga: JMS Tanya Apa Kabar Investor Luar Negeri, Andi Utta-Edy Manaf Kambing Hitamkan Pandemi
Bukan itu saja, Yarham juga sempat berkilah bahwa terkait foto dengan berpose simbol nomor urut 2 merupakan permintaan dari simpatisan paslon tersebut. Ia juga mengaku tidak mengenal para simpatisan dari Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 2 itu. (*)
Artikel Terkait
Kampanye di Jagong, Ilham Azikin: Kita Hadirkan Layanan Kesehatan Terbaik dan Gratis
Pung Tamo Tegaskan Pemerataan Pembangunan Jadi Komitmen JADIMI: Semua Kecamatan Akan Tersentuh
Jelang Debat Publik Perdana Pilkada Bulukumba, Kader Pemuda Pancasila Nyatakan Dukungan ke Pasangan JADIMI
Bertugas Awasi Pemungutan dan Penghitungan Suara, PTPS Se Kabupaten Bulukumba Resmi Dilantik
JADIMI Pastikan ASN, Honorer, Penyuluh Tanpa Tekanan Politik, Bahkan Disejahterakan
JMS dan TSY Terlihat Kompak Dipanggung Debat Publik Perdana, Harmonis dan Saling Support
Andi Utta-Edy Manaf Belum Move On, Kegagalan PDAM dan Jalan Rusak Disebut Warisan Pemerintahan Sebelumnya