Sekretaris Panitia Milad ke-5 UM Bulukumba, Satnawati menambahkan bahwa peristiwa tersebut bukanlah hal yang direcanakan dan tidak masuk dalam agenda kegiatan.
Baca Juga: IAS Kunci Rekomendasi Hanura, Kini Fokus Kejar Dukungan Parpol Lain
"Adapun terkait tentang saweran, mahasiswa refleks mengeluarkan uang karena melihat sound sistem di panggung, itu bukan saweran tapi mahasiswa hanya sekadar memegang uang tersebut," terangnya.
Satnawati menerangkan jika sound sistem tersebut dipersiapkan untuk pengumuman undian kupon jalan santai. Namun panitia telat menyadari hal tersebut.
"Ketika panitia menyadari, kami langsung menegur dan memberhentikan dan langsung mengambil alih lalu mengundi kupon jalan santai," bebernya.
Baca Juga: Tidak Ada Formasi Guru PPPK 2024, Honorer Berharap Perhatian Pemkab Bulukumba
Satnawati menyebutkan bahwa terkait dengan pakaian ketat yang berjoged merupakan mahasiswa yang berasal dari luar kampus dan bukan mahasiswi UM Bulukumba.
"Adapun terkait dengan pakaian peserta yang menggunakan pakain ketat, itu diluar kendali kami karena acara tersebut kami buka secara umum dan dihadiri peserta dari luar kampus. Dan yang menggunakan pakaian tersebut adalah peserta umum (peserta dari luar kampus)," jelasnya.(*)
Artikel Terkait
Bawaslu Bulukumba Perpanjang Pendaftaran PKD di 92 Kelurahan/Desa, Ini Batas Waktunya
Ingat! Guru Tidak Boleh Tinggalkan Sekolah, Disdikbud Bulukumba Rombak Layanan Administrasi
Ternyata Ini Alasan Gerindra tidak Buka Penjaringan di Pilgub Sulsel dan Pilkada 2024, Kans Kader Lebih Kuat
PPP Ingin Usung Calon Kepala Daerah di Pilkada 2024 yang Berpihak Kepada Rakyat
Lomba Masak Antar Prodi dan Fakultas jadi Rangkaian Milad UM Bulukumba ke-5, Wujud Membangun Sinergitas
Jalan Santai Tandai Puncak Milad Universitas Muhammadiyah Bulukumba ke-5