Lebih lanjut dikatakan bahwa total anggaran tahun 2023 sebesar Rp29,9 milyar yang diperuntukkan untuk pembangunan saluran irigasi primer, saluran irigasi sekunder, embung, talang, terjunan dan bangunan pelimpah.
Baca Juga: Ditengahi Sekda Bulukumba, Daud Kahal Klaim Minta Inspektorat Lakukan Pendalaman Dugaan SPj Fiktif
Anggaran yang dialokasikan untuk irigasi dari tahun ke tahun sebagai berikut: tahun 2021 sebesar Rp21,9 milyar untuk 66 paket, tahun 2022 menurun hanya sebesar Rp9,4 milyar untuk pekerjaan 685 meter.
Kemudian tahun 2023 kembali meningkat sebesar Rp29,9 milyar untuk pekerjaan 18,465 meter.
Dengan langkah progresif ini, Pemerintah Kabupaten Bulukumba berharap bahwa proyek pembangunan irigasi tidak hanya akan memberikan manfaat segera bagi petani, tetapi juga menjadi contoh dalam mengadopsi teknologi inovatif demi kemajuan sektor pertanian.
Diketahui sebelumnya, pembangunan saluran irigasi selama ini masih menggunakan model konvensional dengan pemasangan batu dan plasteran dinding saluran. Pihak kontraktor harus memobilisasi bahan bangunan seperti pasir, batu dan semen ke lokasi proyek.(*)
Artikel Terkait
Terungkap, Segini Nilai SPj Diduga Fiktif yang Diajukan Kadiskominfo Bulukumba Hingga Berdampak Pemberhentian Tenaga Honorer
Soal Tudingan Dugaan SPj Fiktif Kadiskominfo Bulukumba, Begini Penjelasan Daud Kahal
Soal Dugaan SPj Fiktif Diskominfo Bulukumba, Bendahara Singgung Tandatangan, Daud Kahal Serahkan ke Inspektorat
Tengahi Konflik Internal Diskominfo, Sekda Bulukumba Ali Saleng Singgung Kepentingan Pribadi
Kapolda Sulsel Gowes Bareng Komunitas Sepeda Bulukumba Hingga Bagi-gai Sembako dan Umbroh
POPULER. Dugaan SPj Fiktif Kadiskominfo Bulukumba Dibongkar Bendahara hingga Ali Saleng Sindir Kepentingan Pribadi
PELTI Bulukumba Jajal Lapangan Tenis Bira, Dukung Sektor Pariwisata
Kapolda Sulsel Kunjungi Gudang Logistik KPUD Bulukumba, Lebih Dulu Lakukan Bakti Sosial